Pantau Pasar Ramadan, Satpol PP Bantul: Masih Perlu Diingatkan

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan pantauan pasar ramadan sudah dilaksanakan sejak awal puasa lalu.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Ardhike Indah
Ilustrasi pasar ramadan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul melakukan pengawasan di sejumlah pasar Ramadan di Kabupaten Bantul. Pemantauan dilakukan setiap pukul 16.00.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan pantauan pasar ramadan sudah dilaksanakan sejak awal puasa lalu.

Tujuannya adalah memastikan warga mematuhi protokol kesehatan selama Ramadan.

"Ada dua jenis pemantauan yang kami lakukan, pertama ialah operasi prokes mulai pukul 16.00, dan kedua adalah monutoring dan evaluasi PPKM mikro,"katanya, Minggu (18/04/2021).

Ia melanjutkan selama pemantauan pihaknya menemukan berbagai pelanggaran.

Utamanya terkait protokol kesehatan, baik berupa masker maupun jaga jarak.

"Masih banyak yang harus diingatkan, terkait prokes,"lanjutnya.

Kendati demikian, ia tidak melakukan pembubaran maupun penindakan.

Hal itu karena pihaknya lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat selalu menaati protokol kesehatan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis mengatakan Pemerintah Kabupaten Bantul tidak melarang adanya pasar ramadan.

Sebab pasar ramadan merupakan bagian dari pemulihan ekonomi masyarakat.

"Tidak melarang, asal mematuhi protokol kesehataN. Wajib pakai masker, baik pedagang maupun pembeli. Harus dilakukan jarak jarak supaya tidak ada kerumunan,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Sukrisna Dwi Sutanta menyebut Disdag Bantul telah berkomunikasi dengan paguyuban-paguyuban pasar ramadan.

Tujuannya adalah memastikan warga yang berjualan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pihaknya juga tidak membatasi kegiatan pasar ramadan. Sebab pasar ramadan hanya dilaksanakan sore hari.

"Jamnya tidak dibatasi, karena kan baru mulai setelah ashar, nanti magrib sudah selesai. Yang penting taati prokes,"tambahnya. (Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved