Pameran Virtual 'Manipulasi'

Pameran 'Manipulasi diinisiasi mahasiswa Program Studi Tatakelola Seni Angkatan 2020, Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta dilaksanakan 14-28 April 2021.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Watching Television, oleh Lukmannul Hakim Aziz 

"Melalui berbagai karya seni yang ditampilkan dalam pameran ini akan ditampilkan berbagai nilai positif dari banyak nilai negatif yang ada di dalam media sosial," terang Eunike.

"Melalui karya-karya mereka, dihadirkan rangkaian cerita atau narasi mengenai pengaruh media sosial terhadap kehidupan manusia," sambungnya.

"Tak lupa pula untuk mengajak publik agar sadar atas manipulasi yang terjadi dalam media sosial," lanjutnya.

"Terakhir saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia para dosen pengampu para seniman para pengisi acara yang turut mensukseskan pameran ini kiranya dengan diberlangsungkan," imbuhnya.

"Semoga pameran ini dapat menambah wawasan dan memberikan dampak yang positif," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Tata Kelola Seni, Fakultas Seni Rupa, ISI Yogyakarta, Dr.Mikke Susanto,S.Sn.,M.A mengatakan, pameran virtual bertajuk ''Manipulasi' merupakan bagian dari pelaksanaan mata kuliah Tata kelola Pemeran I.

"Dalam kesempatan ini kita akan menikmati pameran virtual yang diadakan oleh para mahasiswa tata kelola seni angkatan 2020 pameran yang bertajuk 'Manipulasi'," tuturnya.

"Ini diselenggarakan sebagai bagian dari mata kuliah tinjauan Tata Kelola Pameran I," kata Mikke.

"Untuk itu saya ucapkan selamat kepada para panitia, para peserta dan para stakeholder yang mengikutinya dan tidak lupa anda sebagai penonton juga bisa menikmati sepanjang masa pameran berlangsung secara virtual yang diadakan di melalui laman Instagram yang dikelola oleh para mahasiswa," tambahnya.

Satu di antara karya yang dipamerkan berjudul 'Watching Television' oleh Lukmannul Hakim Aziz. Menggunakan media keramik berukuran 85× 50×15 cm, 'Watching Television' menggambarkan suatu kegiatan yang rutin dilakukan, dari menonton kita mendapatkan pengalaman baru yang secara langsung membentuk suatu pola peniruan, baik perilaku dan pola pikir.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved