Pengawasan di Wilayah Perbatasan Kulon Progo Bakal Dilakukan H-2 Pekan Sebelum Lebaran 2021

Fajar Gegana mengatakan pengawasan di rentang waktu itu diperlukan karena diprediksi bakal terjadi lonjakan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Irvan Riyadi
Ilustrasi - pemudik diminta putar balik 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo bakal melakukan pengawasan di wilayah perbatasan pada H-2 pekan sebelum lebaran 2021.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan pengawasan di rentang waktu itu diperlukan karena diprediksi bakal terjadi lonjakan.

"Kita juga akan mengimbau satgas mudik lebaran pada H-2 minggu sudah melakukan pemantauan," jelasnya, Jumat (16/4/2021).

Dikarenakan biasanya, orang mudik H-7 sebelum lebaran karena untuk menghindari macet, kehabisan tiket maupun kepadatan lalu lintas," sambungnya.

Meskipun kata Fajar, Surat Edaran (SE) resmi terkait boleh dan tidaknya mudik lebaran dari pemerintah pusat belum diterima.

"Yang jelas baru persiapan. Kalau memang diperbolehkan mudik kita siap, tinggal menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Sedangkan kalau tidak boleh kita juga siap," kata dia.

Ia melanjutkan, setelah berdiskusi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo apabila mudik lebaran diperbolehkan, nantinya juga akan kewalahan dalam pengawasan di wilayah perbatasan.

Dikarenakan sumber daya manusia (SDM) sangat terbatas meski telah meminta bantuan dari sejumlah personil TNI dan Polri.

Sebab akses pintu masuk ke Kabupaten Kulon Progo sangat banyak.

"Memang kalau pintu utama bisa melalui jalan nasional maupun provinsi. Namun untuk jalan kabupaten dan desa sangat banyak sekali yang bisa dimasuki," ujarnya.

Namun demikian, posko lebaran di perbatasan tetap bakal didirikan oleh gugus tugas Covid-19 Kulon Progo. (Tribun Jogja/Sri Cahyani Putri)

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved