Warga Gunungkidul Meraup Untung dari Hobi Tanaman Hias

Widi, panggilan akrabnya senang dengan tanaman hias. Halaman hingga teras rumahnya pun penuh dengan tanaman hias berbagai rupa dan jenis.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Widirahayu saat sedang merawat tanaman keladi miliknya di teras rumah. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Namun bukan berarti kondisi tersebut menghalangi pendapatan sehari-hari.

Hal itulah yang dilakukan oleh Widirahayu, seorang ibu rumah tangga asal Kalurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul ini. Lewat hobi di rumah, ia justru mampu mendulang penghasilan besar.

Widi, panggilan akrabnya senang dengan tanaman hias. Halaman hingga teras rumahnya pun penuh dengan tanaman hias berbagai rupa dan jenis.

"Sudah sekitar dua tahun terakhir ini saya menekuni hobi menanam tanaman hias," kata warga Pedukuhan Siyono ini.

Tanaman yang paling banyak dibudidayakan adalah keladi. Terdapat ratusan pot keladi dari berbagai jenis seperti Red Clone, Ratana, Keladi Stroberi, Green Stard, Keladi Batik, hingga White Queen.

Semuanya tertata rapi di halaman rumah Widi. Warna warninya yang cantik membuat segar mata siapapun yang bertandang ke situ.

Widi mengatakan keladi merupakan jenis tanaman yang unik. Selain karena daun-daunnya yang memiliki corak tertentu, perawatannya pun tergolong mudah.

"Cukup disiram sekali sehari saja, saat pagi atau sore hari," ujarnya.

Selain itu, tanaman hias keladi membutuhkan cahaya matahari yang cukup.

Hal itu diperlukan agar pertumbuhan tanaman bisa lebih maksimal, dan mempercepat munculnya motif di daun.

Kontras dengan minimnya perawatan, harga jual keladi hias justru terbilang tinggi.

Pasalnya tanaman ini sekarang menjadi tren saat pandemi, diincar oleh banyak orang.

Alhasil, harga jualnya pun menjadi tinggi.

Widi mengatakan harga tanaman keladi hias miliknya berkisar antara puluhan ribu untuk bibitnya saja dan bisa sampai jutaan rupiah untuk tanaman jadi.

"Harga tanaman bergantung pada jenis serta ukuran daun keladi," jelasnya.

Selama pandemi pun pesanan yang datang ke Widi meningkat tajam.

Tak hanya dari DIY, peminat tanaman keladi hias milik Widi juga berasal dari Jawa Tengah.

Tak heran, berkat tingginya antusiasme tersebut, ia bisa meraup pendapatan hingga jutaan rupiah.

Semua itu hanya dari budidaya tanaman keladi hias yang ditekuninya.

"Saya sendiri tak menyangka ternyata peminatnya banyak sekali," kata Widi.

Lewat pengalamannya tersebut, ia pun mengatakan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk dapat menghasilkan keuntungan. Termasuk memulai dari hobi seperti dirinya.

Widi pun menyebut tanaman hias menjadi produk yang memiliki dampak positif berlipat.

Selain sebagai hiburan selama di rumah, hobi itu juga bisa memberikan keuntungan secara finansial.

"Yang penting kreatif, tekun, dan ulet dalam melakukan sesuatu," ujarnya. (Tribun Jogja/Alexander Aprita)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved