Mudik Dilarang, Ditlantas Polda DIY Jaga 10 Akses Masuk DIY

Ia menjelaskan, ada 10 titik penyekatan yang nantinya akan dijaga selama 24 jam oleh pihak kepolisian.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Miftahul Huda
Kabag Binopsnal Ditlantas Polda DIY AKBP Jan Benjamin saat ditemui di ruangannya, Kamis (15/4/2021) 

TRIBUNTRAVEL.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menyusun skema penjagaan perbatasan wilayahnya untuk antisipasi membludaknya pemudik saat menjelang Idulfitri tahun ini.

Penjagaan di perbatasan wilayah dilakukan sebagai upaya penegakan aturan pelarangan mudik di tengah pandemi Covid-19 yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah.

"Kalau kemarin kan imbauan. Sekarang mudik betul-betul di larang oleh pemerintah," kata Kabag Binopsnal Ditlantas Polda DIY AKBP Jan Benjamin, Kamis (15/4/2021).

Ia menjelaskan, ada 10 titik penyekatan yang nantinya akan dijaga selama 24 jam oleh pihak kepolisian.

Namun demikian, untuk saat ini pihaknya masih enggan memberikan informasi titik mana saja yang akan dilalukan penjagaan petugas kepolisian.

"Kalau saya informasikan saat ini belum bisa. Itu masih skema, dan kalau di-publish masyarakat jadi tahu dong celah petugas di lapangan," ungkapnya.

Meski tidak dipaparkan secara rinci, Jan Benjamin menjelaskan bahwa penyekatan akan dilakukan diseluruh akses masuk wilayah DIY.

"Intinya semua akses masuk di DIY akan dijaga. Ada 10 titik penyekatan. Data tahun lalu di Tempel, Prambanan, Temon, dan akan ada penambahan. Tidak bisa kami sampaikan," paparnya.

Penyekatan itu dimungkinkan akan dimulai pada awal Mei 2021, dengan masing-masing pos penjagaan diisi oleh 15 hingga 20 petugas dari Ditlantas Polda DIY.

Benjamin menambahkan, pihaknya juga akan melakukan rapid test acak bagi masyarakat yang nekat mudik ke kampung halaman.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved