Hormati Umat Islam Berpuasa, Puluhan Tempat Karaoke di Parangkusumo dan Parangtritis Tutup Sepekan

Dedi Nugroho mengatakan penutupan tempat karaoke merupakan inisiatif dari anggota paguyuban.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja / DNH
Kawasan wisata Pantai Parangtritis 

TRIBUNTRAVEL.COM - Awal puasa, puluhan tempat karaoke di wilayah Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis tutup. Tempat karaoke tersebut akan tutup selama sepekan.

Ketua Paguyuban Pengusaha Hiburan Malam Pantai Parangkusumo dan Parangtritis, Dedi Nugroho mengatakan penutupan tempat karaoke merupakan inisiatif dari anggota paguyuban.

Ada sekitar 40an tempat karaoke yang akan tutup.

"Tidak ada aturan untuk tutup, ini inisatif dari kami saja. Untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa," katanya, Selasa (13/04/2021).

Ia menyebut penutupan tersebut lebih lama daripada puasa tahun 2020 lalu.

Tahun lalu, tempat karaoke hanya tutup sekitar tiga hari saja.

Sedangkan tahun ini tempat karaoke akan tutup minimal tiga hari dan paling lama satu minggu. 

Dengan adanya penutupan tersebut tentu akan berdampak pada penurunan pendapatan.

Dedi mengaku penurunan pendapatan bisa mencapai 40 persen.

"Tentu saja ada penurunan pendapatan, tetapi tidak masalah. Ini sudah menjadi keputusan bersama,"terangnya.

Selama libur, karyawan yang bekerja di tempat karaoke juga akan diminta untuk libur.

Para karyawan akan kembali bekerja setelah tempat karaoke kembali buka.

Terpisah, Kapolsek Kretek, Kompol S Parmin menambahkan pihaknya tetap akan melakukan pengawasan meskipun tempat karaoke di wilayah Pantai Parangkusumo dan Parangtritis tutup. 

"Kami akan tetap melakukan pengawasan. Tetapi nanti kaitannya dengan protokol kesehatan, kami akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Kapanewon Kretek,"tambahnya. (Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani)

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved