Mudik Dilarang, Pemkot Yogya Andalkan Turis Lokal untuk Gerakkan Roda Pariwisata

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menyampaikan, para pelaku pariwisata jangan sekalipun patah semangat dengan kondisi tersebut.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja / WSN
Tugu Jogja 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menyampaikan, mobilisasi wisatawan lokal bakal dilakukan untuk menggerakkan roda pariwisata.

Pasalnya, berbagai pembatasan pun akan dilakukan oleh tingkat kementerian yang didukung Pemkot.

"Seperti yang disampaikan Pak Wali, Pemkot tetap dukung keputusan pusat. Tapi, memang kita akan coba menggerakan wisatawan lokal, kita persilakan. Jadi, wisatawan antar kota dalam provinsi, kurang lebih begitu," ujarnya.

Terlebih, pemerintah pusat sampai sejauh ini memang tak mengeluarkan instruksi untuk menutup destinasi wisata di daerah.

Dalam artian, pelarangan ini hanya untuk kegiatan mudik saja.

Dengan begitu, imbuhnya, kegiatan wisata selepas Idulfitri kemungkinan dapat berjalan.

"Karena memang tidak ada penutupan tempat wisata. Tapi, tidak apa-apa. Mungkin pemerintah mempertimbangkan, ya, jangan ada kegiatan ekonomi yang mati dalam periode itu. Jadi, kita andalkan wisatawan lokal," katanya.

"Kalau yang dari luar (daerah) mungkin susah, karena akan dilakukan pengetatan oleh berbagai kementerian, di ruas-ruas jalan keluar, atau menuju sebuah provinsi. Ya, nanti akan ada pembatasan di sana," tambah Wahyu. (Tribun Jogja/Azka Ramadhan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved