Sasar Pelaku Wisata, Halodoc Pastikan Buka Pos Layanan Vaksinasi Covid-19 Dua Kali di Sleman

Setiap hari, pos vaksinasi lantatur bisa mengakomodasi hingga 1.000 vaksin setiap harinya.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Ardhike Indah
Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr HM Subuh MPPM meninjau pos vaksinasi lantatur di Komplek Candi Prambanan, Sleman, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Halodoc, bekerjasama dengan Gojek, memastikan akan membuka pos vaksinasi Covid-19 di DIY untuk menyuntik dosis kedua, yakni pada Senin-Jumat (3-7/5/2021).

Pos vaksinasi itu masih berkonsep drive-thru atau layanan tanpa turun (lantatur) dan tetap diselenggarakan di Komplek Candi Prambanan.

Vaksinasi juga didukung oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat dan RS Bhayangkara.

Setiap hari, pos vaksinasi lantatur bisa mengakomodasi hingga 1.000 vaksin setiap harinya.

Chief of Medical Halodoc dr Irwan Heriyanto MARS menuturkan pihaknya berkomitmen untuk memajukan lagi pariwisata di DIY.

Maka, Halodoc dan Gojek membawa sistem vaksinasi lantatur ke Kabupaten Sleman dengan menyasar pelaku pariwisata, pelayanan publik dan mitra pengemudi.

“Kami sudah menghadirkan pelayanan lantatur ini di 32 lokasi di 20 kota. Maka, kami yakin pelayanan ini bisa menambahkan jumlah orang tervaksinasi Covid-19 di DI Yogyakarta,” tuturnya, Senin (5/4/3021).

Layanan itu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit saja, yakni 30 menit untuk cek kesehatan hingga proses pemberian vaksin dan 30 menit untuk menunggu adanya dampak vaksin.

Ia menjelaskan, bagi peserta vaksinasi yang tidak memiliki KTP Kabupaten Sleman, mereka wajib membawa surat keterangan domisili.

Selain itu, seluruh peserta vaksinasi juga wajib menunjukkan bukti surat keterangan dari tempat bekerja maupun ID Card yang masih berlaku.

“Kami siap menggelar ini di 10 kota lain,” tandasnya.

Vice President Regional Public Policy & Government Relations Gojek, Gautama Adi Kusuma mengatakan pihaknya juga bersemangat untuk menyukseskan vaksinasi kedua di Sleman.

“Sejalan dengan yang dikatakan Halodoc, kamk siap untuk bergotong royong mensukseskan program vaksinasi massal tahap kedua di Kabupaten Sleman,” ungkap Gautama.

Ia turut berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sleman yang sudah memasukkan kelompok pekerja transportasi publik sebagai penerima vaksin, termasuk para mitra Gojek.

Menurutnya, dukungan itu sejalan dengan komitmen mereka dalam mengedukasi, menyosialisasikan, serta mengimplementasikan protokol kesehatan di setiap layanannya.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengatakan pihaknya sangat terbuka dalam mendukung arahan pemerintah terkait vaksinasi.

“Lokasi yang luas dan strategis tentunya mempermudah pelaksanaan vaksinasi melalui mekanisme drive thru,” terangnya.

Ia optimis, dengan lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau, masyarakat mau divaksin dan menyambut baik inovasi ini.

“Kami juga mengapresiasi langkah pemerintah untuk memberikan vaksinasi kepada pekerja pariwisata, sehingga nantinya para pengunjung juga bisa semakin nyaman saat berwisata ke Candi Prambanan,” tandasnya. (Tribun Jogja/Ardhike Indah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved