Lonjakan Pengunjung Malioboro Saat Long Weekend Paskah, Pedagang Beringharjo Suka Cita Meraup Untung

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bringharjo Barat, Bintoro mengatakan, kondisi pasar otomatis menjadi lebih hidup daripada hari-hari biasa.

Editor: Amalia Nurul F
Yogya-backpacker.com
Pasar Beringharjo 

TRIBUNTRAVEL.COM - Lonjakan pengunjung Malioboro yang terjadi selama long weekend Paskah sejak Jumat (2/4/21) lalu disambut baik oleh para pelaku pariwisata.

Tak terkecuali bagi pedagang yang menjajakan berbagai macam komoditas di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bringharjo Barat, Bintoro mengatakan, kondisi pasar tempatnya berdagang otomatis menjadi lebih hidup dari hari-hari biasa.

Karena itu, ia tak menampik, pedagang sangat menanti-nantikan situasi semacam ini, demi pemulihan ekonomi.

"Rata-rata pengunjung itu kebanyakan dari DKI, Bandung, lalu Surabaya. Kebanyakan itu yang kalau liburan memang biasa ke sini," katanya, Minggu (4/4/21).

Bintoro menyampaikan, lonjakan pengunjung berdampak pula pada peningkatan omzet para pedagang.

Oleh sebab itu, ia berharap agar kondisi seperti ini tidak hanya terjadi saat libur panjang saja, tapi juga hari biasa.

"Kami sudah rindu keadaan ekonomi yang lebih baik. Hampir satu tahun ini rasanya pasar sepi karena Covid-19. Alhasil, penjualannya ikut menurun," keluhnya.

Menurutnya, beberapa komoditas yang diburu para turis di Pasar Beringharjo sepanjang libur Paskah meliputi asesoris atau cinderamata, produk-produk sandangan seperti daster, blouse, hingga setelah atas bawah.

Diakuinya, kalangan ibu-ibu memang menjadi pelanggan utama.

"Tapi, barang-barang di sini kan sangat heterogen. Senang lah, karena produk yang dijual pedagang itu semuanya laku. Semuanya dicari itu, ya," ucapnya. (Tribun Jogja/Azka Ramadhan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved