Industri Pariwisata di DIY Merasakan Dampak Kedatangan Wisatawan Saat Libur Paskah 2021

Libur Paskah memberikan dampak positif di pergerakan pariwisata di Yogya.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Miftahul Huda
Antrean wisatawan di area obyek wisata Tamansari, Minggu (14/3/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dampak long weekend yang bersamaan dengan Hari Raya Paskah 2021 dirasakan para pelaku wisata di DI Yogyakarta.

"Ini (libur Paskah) memberikan dampak positif di pergerakan pariwisata di Yogya, mulai hotel, resto, destinasi, dan pusat oleh-oleh terlihat ada pergerakan positif meskipun belum seperti normal adanya," terang Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie.

Di sisi lain, hingga saat ini GIPI tengah mematangkan beberapa program untuk bisa membantu pemulihan dunia pariwisata. 

Salah satunya adalah program Travel Corridor Arrangement (TAC) sebagai upaya memulihkan industri wisata.

TAC merupakan program dan dukungan pemerintah untuk membuka kembali pariwisata dengan bekerja sama antar daerah maupun negara.

Pihaknya bersama Pemda DIY tengah fokus untuk perencanaan pengadaan travel corridor.

"Proses sedang berjalan. Nantinya kerja sama travel corridor  dilakukan dengan daerah Jawa-Bali dan luar daerah Jawa yang memiliki penerbangan langsung ke sini," jelasnya.

Bobby menambahkan, program travel corridor  akan diuji coba untuk wisatawan domestik.

Dengan memfasilitasi kemudahan perjalanan baik dari segi bisnis, ekonomi,diplomatik, dan dinas.

"Untuk saat ini, targetnya untuk wisatawan lokal terlebih dahulu. Karena, nantinya ada proses mitigasi dalam pelaksanaanya termasuk karantina," tuturnya.

"Sehingga, proses ini akan menjadi pijakan ketika wisata dibuka lebih luas," ujarnya.

Untuk lokasi  wisata maupun  penginapan akan diutamakan yang sudah terverifikasi CHSE sehingga keamanannya terjamin dan sesuai prosedur.

Kemudian, industri pariwisata juga diimbau untuk mempersiapkan paket wisata dengan standar protokol kesehatan.

"Tetap kami mengedepankan prokes pada pelaksanaannya. Dengan harapan dapat menggerakkan industri pariwisata," tandas Bobby.

Pada tanggal 6 April 2021 mendatang pihaknya akan menggelar test tour untuk paket wisata one day tour. Kemudian pada 7-8 April 2021, paket two day one night akan disimulasikan.

"Sementara ini hanya untuk kalangan ASN. Masih terbatas sekali, karena untuk ujicoba dan simulasi dulu," jelasnya. (Tribun Jogja/Ardhike Indah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved