Travel Coridor Arrangement jadi Upaya Pulihkan Industri Pariwisata DIY

TAC merupakan program dan dukungan pemerintah untuk membuka kembali pariwisata dengan bekerja sama antar daerah maupun negara.

Editor: Amalia Nurul F
Instagram @sapilicin
Ilustrasi paspor Indonesia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mempersiapkan regulasi program travel coridor arrangement (TAC) sebagai upaya memulihkan industri pariwisata.

TAC merupakan program dan dukungan pemerintah untuk membuka kembali pariwisata dengan bekerja sama antar daerah maupun negara.

Ketua GIPI DIY, Bobby Ardyanto Setyo Aji menjelaskan, saat ini pihaknya bersama pemda DIY memfokuskan perencanaan pengadaan travel corridor.

"Saat ini proses sedang berjalan. Nantinya kerja sama travel corridor  dilakukan dengan daerah Jawa-Bali dan luar daerah Jawa yang memiliki penerbangan langsung ke sini (DIY)," jelasnya, pada Senin (29/03/2021).

Ia menambahkan, program travel corridor akan diuji coba untuk wisatawan domestik.

Dengan memfasilitasi kemudahan perjalanan baik dari segi bisnis, ekonomi, diplomatik, dan dinas.

"Untuk saat ini, targetnya untuk wisatawan lokal terlebih dahulu. Karena, nantinya ada proses mitigasi dalam pelaksanaanya termasuk karantina," tuturnya.

"Sehingga, proses ini akan menjadi pijakan ketika wisata dibuka lebih luas," imbuhnya.

Untuk lokasi  wisata maupun  penginapan  akan diutamakan yang sudah terverifikasi CHSE sehingga keamanannya terjamin dan sesuai prosedur.

Kemudian, industri wisata juga diimbau untuk mempersiapkan paket wisata dengan standar protokol kesehatan.

"Tetap kami mengedepankan prokes pada pelaksanaannya. Dengan harapan dapat menggerakkan industri pariwisata," ujarnya. (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved