Pemkot Yogya Sebut Larangan Mudik Sangat Berefek Bagi Sektor Pariwisata

Heroe Poerwadi, mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung segala keputusan yang dikeluarkan pemerintah pusat, terkait upaya pengendalian Covid-19.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyebut larangan mudik pada Idulfitri mendatang, bakal memberikan pukulan telak bagi sektor pariwisata.

Larangan mudik tersebut, disampaikan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Efendi, Jumat (26/3/2021).

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung segala keputusan yang dikeluarkan pemerintah pusat, terkait upaya pengendalian Covid-19.

Hanya saja, ia tidak menampik, pelarangan mudik berdampak pada kelangsungan perekonomian masyarakat.

"Kalau akhirnya dilarang, yang jelas terpukul adalah teman-teman PHRI, hotel, restoran. Mereka kemarin sudah berusaha membangun optimisme, tapi kalau (mudik) dilarang, mereka akan merasakan dampak lagi," cetusnya, Jumat (26/3/2021).

Walau begitu, Heroe dapat memahami, peraturan tersebut, merupakan langkah pemerintah pusat dalam menghadapi bulan-bulan krusial.

Bagaimana tidak, antara Idulfitri yang identik dengan mudik, kemudian pembelajaran tatap muka yang rencana dimulai per Juli, bergulir secara berdekatan.

"Bulan April, Mei, Juni ini kan menajadi krusial, ya, karena pelaksanaan (sekolah) tatap muka, kemudian mudik juga, yang akan memperbanyak aktivitas pariwisata. Kalau itu semua jalan, terjadi interaksi yang intensif," terangnya.

"Makanya, memang harus diatur pola interaksi yang terjadi. Baik pembelajaran tatap muka, mudik dan pariwisata. Agar tidak menumpuk berbarengan begitu," tambah Heroe.

Menurutnya, seandainya pemerintah melakukan pembiaran tanpa menerapkan batas-batas tertentu, maka yang terjadi adalah lonjakan kembali kasus Covid-19.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved