Limbah Keramik Jadi Karya Seni Mozaik Unik

Limbah keramik yang biasanya hanya menjadi sampah justru disulap menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Ansori mempraktekan membuat mozaik saat ditemui Tribun Jogja di rumahnya di Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021). 

Selama merebaknya pandemi COVID-19, Ansori membuat mozaik tujuh presiden republik Indonesia.

Mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono hingga mozaik Joko Widodo.

Mozaik itu dibuat dengan ukuran 50x60 sentimeter.

Untuk satu mozaik ukuran 50x60 sentimeter itu, pria berambut panjang itu bisa menyelesaikan karya maksimal tiga hari.

Disinggung terkait harga mozaik tersebut, Ansori mengaku jika tidak memiliki standar harga.

Namun, untuk ukuran 50x60 sentimeter tersebut normalnya berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta.

Untuk kedepannya, lanjut Ansori, ia pun bercita-cita akan membuat 50 mozaik tokoh nasional dan melaksanakan pameran tunggal.

"Saya berencana akhir tahun 2021 ini untuk melaksanakan pameran tunggal. Hal itu karena seni mozaik ini ternyata kurang pupoler di tengah masyarakat," katanya.

Selain itu, ia juga akan terus mengembangkan seni mozaik tersebut.

Hal itu karena di Indonesia tidak banyak pegiat seni mozaik yang ada.

Ia pun saat ini juga telah memiliki sejumlah murid yang ingin menekuni karya seni mozaik tersebut.

"Semoga nantinya banyak lahir penggiat seni mozaik di Indonesia dan mozaik semakin populer," harapnya. (Tribun Jogja/Almurfi Syofyan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved