Minat Pelaku Wisata Gunungkidul untuk Vaksinasi Masih Rendah

Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti mengungkapkan baru ratusan pelaku jasa wisata yang mendaftarkan diri untuk jadi penerima vaksin.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Penerapan prokes di destinasi wisata Nglanggeran, Gunungkidul 

TRIBUNTRAVEL.COM - Vaksinasi COVID-19 tahap II masih terus berlangsung, pelaku wisata turut disasar sebagai penerima.

Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul pun masih terus melakukan pendataan.

Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti mengungkapkan baru ratusan pelaku jasa wisata yang mendaftarkan diri untuk jadi penerima vaksin.

"Sampai kemarin baru ada sekitar 680 pendaftar dari pelaku wisata," kata Asti pada wartawan, Rabu (24/03/2021).

Ia menilai jumlah yang didaftarkan tersebut masih sangat minim.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan penerima bantuan, ada sekitar 7.000 pelaku wisata di Gunungkidul yang mengaksesnya.

Asti mengatakan pihaknya terus berupaya agar seluruh pelaku wisata bersedia menerima vaksin.

Sebab program tersebut juga bertujuan untuk pemulihan sektor pariwisata dari pandemi COVID-19.

"Komunikasi kami lakukan terus, supaya mereka bersedia dengan sukarela mengikuti program vaksinasi," jelasnya.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul, Sunyoto merasa prihatin dengan rendahnya minat pelaku wisata dalam program vaksinasi.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved