Wellness Tourism Akan Jadi Daya Tarik Wisatawan di Masa Pandemi

Wisata berbasis wellness tourism merupakan kategori wisata yang memiliki unsur wisata medis, wisata kebugaran dan herbal, serta olahraga.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Petugas melakukan pengecekan kepada sejumlah wisatawan sebelum memasuki objek wisata puncak Becici, di Desa Muntuk, Dlingo, Bantul, Minggu (30/8/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY akan mengembangkan wisata berbasis wellness tourism untuk menjadi daya tarik wisatawan di masa pandemi.

Wisata berbasis wellness tourism merupakan kategori wisata yang memiliki unsur wisata medis (medical tourism), wisata kebugaran dan herbal (herbal tourism), serta olahraga (sport tourism).

Ketua GIPI DIY, Bobby Ardyanto Setyo Aji menjelaskan, wisatawan lebih cenderung memilih lokasi wisata yang aman, nyaman, dan sehat.

"Kami akan lakukan perpaduan untuk wisata di masa pandemi. Saat ini, bersama Pemda DIY juga tengah melakukan  evaluasi untuk wisata anyar yang nantinya cenderung bersifat alam (outdoor)," jelasnya pada Sabtu (20/03/2021).

Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengujian terhadap protokol kesehatan di tiap industri wisata.

Di mana, kepemilikan sertifikat CHSE dan verifikasi protokol kesehatan menjadi  paling utama.

"Tentunya, kami tetap mengimbau pelaku wisata agar memiki sertifikat tersebut, sebagai jaminan kelayakan beroperasi di masa pandemi," ujarnya.

"Selain itu, akan memberikan kepercayaan wisatawan bahwa tempat yang dikunjunginya berstandar prokes," ucapnya.

Selain jaminan berdasarkan sertifikat, pihaknya juga mendukung vaksinasi bagi industri wisata.

Karena, dianggap sebagai faktor yang sangat mendorong untuk menggeliatkan sektor wisata.

"Kami sangat berharap vaksinasi bisa berjalan dengan baik. Sehingga, mobilitas masyarakat bisa meningkat dan berimbas pada industri wisata, "pungkasnya. (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved