Shopping

Rasida Berinovasi Membuat Kerajinan dari Tanaman Eceng Gondok

Inovasinya tersebut bahkan berhasil memberdayakan ratusan ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Rasida (foto atas) perintis usaha Ridho Craft di Ngeposari, Semanu, Gunungkidul. Lewat kerajinan Eceng Gondok tersebut, ratusan ibu rumah tangga bisa mendapat penghasilan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dari hal kecil bisa menghasilkan sesuatu yang besar.

Mungkin itulah prinsip yang dipegang Rasida (48), warga asal Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Gunungkidul.

Bagaimana tidak, ia mampu melakukan inovasi dengan membuat kerajinan dari tanaman Eceng Gondok.

Inovasinya tersebut bahkan berhasil memberdayakan ratusan ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya.

Pria asli Cirebon, Jawa Barat ini menuturkan ide mengolah kerajinan Eceng Gondok berbekal pengalamannya sebagai pekerja di sentra kerajinan rotan.

"Tapi usaha tersebut lantas gulung tikar lantaran kesulitan bahan baku," tutur pria yang biasa disapa Ridho ini.

Ia pun memutuskan kembali ke keluarganya, di mana istrinya merupakan warga asli Ngeposari. Gagasan mengolah kerajinan dari Eceng Gondok pun terlintas di 2007 setelah ada orang yang menawarkan.

Tak hanya Eceng Gondok, kerajinan juga coba dibuatnya dari batang pisang dan lamun, tanaman yang tumbuh di perairan laut dangkal.

Lantaran pesanan kian meningkat, Ridho pun menggandeng para ibu rumah tangga di lingkungannya.

Respon mereka pun begitu positif, dan jumlahnya terus bertambah hingga kini.

"Awalnya puluhan, sekarang jumlahnya bertambah jadi sekitar 450 ibu rumah tangga," kata bapak empat anak ini.

Adapun para ibu tersebut dikiriminya bahan baku, yang kemudian diolah menjadi barang setengah jadi. Setiap dua hari sekali, 12 karyawan Ridho akan berkeliling mengambil produk setengah jadi tersebut.

Sekitar 200-an produk itu lalu disertakan dalam tahap penyelesaian. Antara lain seperti pengeleman, pemberian cairan anti jamur, penjemuran, hingga pewarnaan.

Kini, pasar penjualan produk dengan jenama Ridho Craft ini sudah merambah mancanegara. Sejumlah negara tujuan kerajinan Eceng Gondok ini antara lain Prancis, Jerman, Amerika Serikat, dan Meksiko.

"Seminggu bisa kirim 3 kali, di kana sekali pengiriman ada 250 produk," ungkap Rasida.

Kerajinan Eceng Gondok dari Ridho Craft ini dibanderol dengan harga Rp20.000 hingga Rp400.000. Kisaran harga tersebut bergantung pada ukuran dan varian jenisnya.

Bahan bakunya sendiri didapatkan dari sejumlah daerah. Seperti Gresik, Bojonegoro, Grobogan, Ambarawa, dan Ngawi.

Rasida pun bersyukur usahanya tersebut tetap berjalan stabil meski saat ini situasi masih tak menentu akibat pandemi.

Apalagi inovasinya tersebut juga berdampak positif secara ekonomi bagi warga sekitar.

"Setidaknya mereka tetap terberdayakan dan mampu mendapatkan penghasilan dengan usaha ini," ujarnya. (Tribun Jogja/Alexander Aprita)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved