Pariwisata di Sleman Didorong untuk Segera Bangkit

Di Kabupaten Sleman, imbas pandemi membuat angka kunjungan wisatawan mengalami penurunan drastis.

Editor: Amalia Nurul F
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Anak-anak bersantai di bangku tengah sawah Mina Padi untuk swafoto di Dusun Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi COVID-19 menggerus dan berdampak signifikan di berbagai sektor, tak terkecuali pariwisata.

Di Kabupaten Sleman, imbas pandemi membuat angka kunjungan wisatawan mengalami penurunan drastis.

Pada tahun 2019, tercatat ada 10 Juta wisatawan yang berkunjung ke Bumi Sembada.

Namun, pada tahun 2020, jumlahnya menyusut menjadi 4 Juta. Artinya mengalami penurunan hingga 6 juta wisatawan.

Padahal, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyebut, sektor pariwisata mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 25 persen.

Karenanya, dalam kunjungan ke Dinas Pariwisata pada Kamis (18/3), Kustini mengharapkan sektor Pariwisata di Bumi Sembada segera bangkit.

"Kami berharap sektor Pariwisata di Sleman mulai bangkit tahun 2021 ini," harapnya.

Orang nomor satu di Sleman itu mengaku akan berdiskusi terkait Pariwisata di Kabupaten Sleman, dengan harapan kedepan akan dapat dipersiapkan sebaik mungkin.

Ia menilai, untuk dapat mengangkat Pariwisata maka diperlukan inovasi.

Disamping itu, Kustini berharap sektor Pariwisata dapat berkolaborasi dengan semua sektor.

Tujuannya, untuk menggali potensi kedepan agar dapat dikembangkan.

Senada, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suci Iriani Sinuraya menginginkan sektor pariwisata di Sleman dapat segera bangkit.

Sebab, kebangkitan sektor Pariwisata dapat ikut membantu mengangkat subsektor lainnya, seperti Bidang Jasa, Industri Kecil Menengah (IKM) maupun bidang lainnya.

Saat ini, menurutnya Sleman sedang mengembangkan sport tourism atau olahraga yang dipadukan dengan wisata.

Sejumlah event yang selama ini sudah berjalan, di antaranya Temple Run dan Tour de Prambanan.

"Kami berharap event Sleman Temple Run pada tahun ini, tetap bisa dilaksanakan untuk menarik minat wisatawan datang ke Sleman," ujar dia. (Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved