Sanggar Saraswati Berkolaborasi dengan Taruna Akmil Siapkan Sendratari Sumambang

Sendratari ini akan dipentaskan dalam Dharma Shanti Nyepi pada akhir Maret mendatang.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Para taruna Akmil dan sanggar Saraswati Magelang saat latihan sendratari Sumambang yang akan dipentaskan saat Dharma santi Nyepi, akhir Maret mendatang. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sanggar Saraswati Mertoyudan Kabupaten Magelang tengah menyiapkan sendratari "Sumambang".

Sendratari ini akan dipentaskan dalam Dharma Shanti Nyepi pada akhir Maret mendatang.

Sanggar ini berkolaborasi dengan para taruna Akademi Militer (Akmil) untuk memainkan sendratari tersebut.

Ketua sanggar Saraswati, Wiwik Prasetyani yang ditemui Senin (15/3/2021) mengatakan, dirinya diminta untuk membuat sendratari "Sumambang' ini oleh para taruna Akmil yang akan menggelar Dharma Santi Nyepi tahun 2021.

Para pemainnya merupakan kolaborasi antara taruna Akmil dengan anggota sanggar.

"Jadi sendratari ini merupakan kolaborasi antara Taruna Akmil dengan anggota sanggar," terangnya.

Wiwik menjelaskan bahwa cerita dalam sendratari ini dibuat sendiri oleh taruna Akmil.

Dirinya selaku pelatih tari diminta untuk menerjemahkan dalam sebuah tarian.  

Karena didalamnya ada tari Kecak, maka dibutuhkan banyak pemain sehingga yang terlibat di dalamnya bukan hanya taruna yang beragama Hindu saja, namun juga beragama selain Hindu.

"Saya lihat ini ada nilai toleransi beragamanya," kata Wiwik.

Dalam sendratari ini, taruna yang terlibat ada 40 orang, sedangkan pemuda-pemudi sanggar ada sembilan orang.

"Untuk tari Kecaknya saja sudah 24 orang, jadi memang cukup banyak yang terlibat," imbuh Wiwik.

Ia mengaku tidak banyak kendala dalam melatih para taruna.

Mereka cepat menyerap apa yang disampaikan.

"Ya semua mengalir saja, karena taruna kan tidak punya dasar menari, sehingga kita harus lebih giat. Dalam satu minggu kita latihan tiga kali," ungkapnya.

Saat melatih Wiwik mengaku bersama-sama dengan ketua panitia Dharma Shanti, Sermadatar I Gede Wira Pratama.

Sementara itu, salah satu satu pemain sendratari, Sertar Pandu Rai Aryanatha, menjelaskan, sendratari Sumambang mengambil kisah penyalonarangan, yakni cerita balas dendam dari salah satu murid Ni Walunateng Dirah.

Pertempuran antara sumambang dengan prajurit Mpu Siwa Gandu dimenangkan prajurit Mpu Siwa Gandu.

Kemudian Sumambang melarikan diri dan bertapa di goa beserta dengan beberapa muridnya.

Saat bertapa ia minta penganugerahan dari Dewi durga untuk menambah kekuatan melawan Mpu Siwa Gandu.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved