Kemenparekraf Rencanakan Revitalisasi Toilet di Destinasi Wisata

Selain untuk rencana revitalisasi toilet, juga termasuk untuk penerapan juknis sampah dari Kemenparekraf.

Editor: Amalia Nurul F
Pixabay/TheInjang
Ilustrasi toilet 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) merencanakan revitalisasi toilet di sejumlah destinasi wisata.

Mengutip Kompas.com, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf mengatakan, di dalam rencana untuk mencapai destinasi yang berkelanjutan tersebut, termasuk pula rencana bimbingan teknis dan pendampingan yang akan dilakukan Kemenparekraf dalam kurun waktu sekitar enam bulan.

“Tidak cukup kita hanya melakukan pembinaan teknis atau peraturan. Ini harus jadi pertama, knowledge, lalu habis itu akan jadi kebiasaan," ujar Hari belum lama ini.

"Ini memerlukan pendampingan yang berbulan bulan,” imbuhnya.

Kemenparekraf berencana akan melakukan dua hari bimbingan teknis yang dilanjutkan dengan pendampingan selama enam bulan.

Selain untuk rencana revitalisasi toilet, juga termasuk untuk penerapan juknis sampah dari Kemenparekraf.

Pendampingan tersebut akan membahas tata cara pengelolaan dan juga perawatan toilet, termasuk bagaimana membangun toilet sesuai standar Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) yang mengacu pada World Toilet Organization (WTO).

Syarat khusus toilet berstandar

Kemenparekraf akan memberikan sosialisasi dan juga membangun beberapa proyek pilot toilet yang sesuai dengan standar tersebut.

Serta tentu saja harus sesuai pula dengan protokol Covid-19. Menurut Hari, ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi untuk bisa memenuhi kedua standar tersebut.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved