Pameran

Menengok Sisi Lain Klitih di Pameran The Museum Of Lost Space

Galeri yang terletak di Jalan Nitiprayan, Dukuh III, Jeblog, Kasihan, Bantul tersebut justru memamerkan senjata tajam.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Pengunjung melihat pameran seputar klitih bertajuk The Museum of Lost Space di Galeri Lorong,Kasihan, Bantul, Kamis (11/03/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Galeri seni, umumnya memamerkan karya seni, seperti lukisan, patung, fotografi, dan lain-lain. Namun berbeda dengan salah satu galeri seni yang ada di Galeri Lorong.

Galeri yang terletak di Jalan Nitiprayan, Dukuh III, Jeblog, Kasihan, Bantul tersebut justru memamerkan senjata tajam.

Bukan sembarang senjata tajam, senjata tersebut sering digunakan untuk melakukan kekerasan jalanan atau yang disebut dengan klitih.

Tidak hanya senjata tajam, ada pula kumpulan informasi kejadian klitih, baik dari media sosial media maupun media cetak dan elektronik.

Pengunjung juga diajak untuk melihat peta-peta sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki geng sekolah. Geng tersebut, diduga ikut dalam aksi klitih. 

Ada pula beberapa lukisan yang menggambarkan kekerasan jalanan, seperti remaja yang sedang mengacungkan sajam.

ukisan lain menggambarkan bagaimana remaja menyabetkan sajam ke remaja lain. 

Sang seniman ialah Yahya Dwi Kurniawan. Ia menamai pameran tersebut dengan The Museum of Lost Space.

Meski bukan pelaku, pemuda 28 tahun tersebut lama berkecimpung di dunia kekerasan jalanan. 

Banyak teman dan kenalannya yang menjadi korban klitih, bahkan juga pelaku klitih. 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved