11 Rombongan Wisata Dipaksa Angkat Kaki dari Kota Yogyakarta Karena Tak Bawa Surat Bebas Covid

Di Taman Sari, terdapat empat rombongan wisatawan dari Cilacap, Salatiga, Purbalingga, serta Magelang, yang melanggar persyaratan mengenai surat sehat

Dok. Satpol PP Kota Yogyakarta
Jajaran Satpol PP Kota Yogyakarta saat melakukan pemeriksaan acak surat keterangan sehat di objek wisata, Kamis (11/3/21). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah wisatawan dari luar daerah yang mengunjungi objek wisata di Kota Yogyakarta kedapatan tidak membekali diri dengan surat keterangan sehat, atau bebas Covid-19.

Alhasil, mereka pun harus menerima, saat dipaksa angkat kaki oleh petugas yang berjaga.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarno berujar, pihaknya melangsungkan pemeriksaan di dua titik destinasi wisata, yakni Taman Sari dan Gembiraloka Zoo.

Imbuhnya, di Taman Sari, terdapat empat rombongan wisatawan dari Cilacap, Salatiga, Purbalingga, serta Magelang, yang melanggar persyaratan mengenai surat sehat.

"Kita melakukan pemeriksaan acak, ada lima rombongan yang kita periksa. Satu rombongan dari Pasuruan tadi dapat menunjukkan surat hasil swab test antigen," ujarnya, Kamis (11/3/21).

"Nah, yang empat rombongan selanjutnya kan tidak, maka kita sarankan untuk balik ke daerah asal," imbuhnya.

Sementara di Gembiraloka Zoo, satuannya menemukan tujuh romobongan wisatawan luar provinsi, yang urung membawa surat keterangan sehat.

Ketujuh rombongan itu berasal dari Semarang, Surabaya, Boyolali, Sidoarjo, Magalng, sampai Klaten.

Tidak ada lagi toleransi, Satpol PP menggiring rombongan tersebut dari area kebun binatang.

Agus tak menampik, pihaknya tidak asal meminta para wisatawan ini untuk kembali ke daerah asalnya.

Sebab, seandainya tetap ingin bertamasya di kota pelajar, ia sarankan kepada mereka, agar mengunjungi klinik, maupun faskes terdekat, untuk mendapat surat hasil swab antigen, atau GeNose.

"Silakan, malah kami persilakan. Apalagi, sekarang kan test begitu hasilnya cepat keluar. Sekitar 30 menit saja sudah keluar hasilnya, terus bisa berwisata," cetusnya.

Kasatpol PP mengatakan, pihaknya terus menggencarkan pemeriksaan acak semacam ini hingga akhir long weekend, atau Minggu (14/3/21) mendatang.

Karena itu, ia berharap, semua wisatawan yang hendak tamasya di Kota Yogyakarta, segera melengkapi dirinya dengan surat sehat.

"Ini kan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Nanti sasarannya akan terus kita perluas, tidak hanya di dua objek itu, termasuk Malioboro juga," terangnya. (Tribun Jogja/Azka Ramadhan)

Ikuti kami di
Editor: Amalia Nurul F
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved