31 Ribu Pelaku Wisata di DIY Diusulkan Menerima Vaksin Covid-19

Singgih Raharja menuturkan, saat ini telah ada sekitar 4.000 pelaku wisata yang telah menerima suntikan vaksin.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah 31.000 pelaku wisata di DIY diusulkan untuk menerima jatah vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menuturkan, saat ini telah ada sekitar 4.000 pelaku wisata yang telah menerima suntikan vaksin.

Seluruhnya menerima suntikan vaksin pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar di Benteng Vredeburg belum lama ini.

Pelaku wisata itu terdata melalui perhimpunan dan asosiasi di bidang kepariwisataan salah satunya hotel dan restoran juga melalui destinasi hingga desa wisata yang ada di DIY.

"Kebetulan juga teman-teman di kabupaten kota terus melakukan pendataan. Skriningnya melalui NIK (Nomor Induk Kependudukan)," jelasnya saat dihubungi Selasa (9/3/2021).  

Hingga saat ini, Singgih mengaku masih berupaya melaksanakan upaya perbaikan data. Pasalnya, ada sebagian peserta yang tidak mencantumkan nomor telepon dan kelengkapan data lainnya.

"Kalau dari kami sudah mengirimkan 31 ribu lebih, ya, ke Dinas Kesehatan. Lalu juga ada perbaikan karena belum ada nomor handphone," katanya.

Singgih mengungkapkan, hingga saat ini upaya pendataan masih terus berlangsung.

Harapannya upaya pendataan dapat mengkaver seluruh pelaku wisata yang ada di DIY.

"Data masih bergerak terus. Artinya dari kabupaten kota sampai destinasi dan desa wisata," jelasnya.

Singgih mengakui bahwa jumlah pelaku wisata yang telah menjalani vaksinasi masih tergolong minim.

Dia berharap agar proses vaksinasi dapat disegerakan karena vaksin Covid-19 menjadi harapan baru bagi pergerakan industri pariwisata di DIY. 

"Jadi vaksin ini bagi pelaku pariwisata akan menambah kepercayaan diri. Baik itu di destinasi untuk mereka sendiri. Maupun percaya diri bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogya," ujarnya.

Kendati demikian, jika upaya vaksinasi telah dirampungkan, pelaksanaan protokol kesehatan di destinasi-destinasi wisata akan terus diutamakan. 

"Jadi itu (vaksin dan prokes) nilai plus dan itu bagian dari promosi kita," tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, untuk mempercepat pelaknsanaan vaksinasi, Pemda DIY akan terus menggelar vaksinasi massal.

Cara itu dianggap efektif untuk memperluas jangkauan vaksinasi di DIY. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar vaksinasi massal di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul.

"Bisa saja kita lakukan (vaksinasi) massal lagi, sebetulnya yang (vaksinasi massal) di Malioboro dulu kan pelaku usaha semua termasuk pariwisata," paparnya. (Tribun Jogja/Yuwantoro Winduajie)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved