Shopping

Sentra Kerajinan Kulit Manding Masih Sepi Pembeli

Ketua Paguyuban Pengrajin Kulit Manding, Purwadi mengatakan, selama pandemi covdi-19, pembeli tak bisa diprediksi dan cenderung sepi.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Toko kerajinan kulit Ocean di Manding, Bantul sepi pembeli, Kamis (25/02/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM – Nyaris satu tahun, para pengrajin kulit di Manding, Bantul berjuang di tengah pandemi covid-19.

Namun sayangnya, peminat kerajinan kulit masih sepi.

Ketua Paguyuban Pengrajin Kulit Manding, Purwadi mengatakan, selama pandemi covdi-19, pembeli tak bisa diprediksi dan cenderung sepi.

Beberapa kios penjual kerajinan kulit pun tutup, bahkan ada yang terpaksa dijual.

“Kalau musim libur kemarin kadang ada (pembeli), kadang enggak,” ungkapnya, Kamis (25/2/2021).

“Apalagi pas hari biasa dan hujan, sepi. Ada yang dijual, punya dua toko terus yang satunya dijual,” sambungnya.

Purwadi mengatakan, saat ini pengrajin kulit mencoba berjualan secara daring.

Sehingga meskipun toko sepi pembeli, masih ada kemungkinan pembeli dari sistem daring.

Dirinya berharap pandemi covid-19 segera berakhir agar penghasilannya bisa kembali seperti semula.

Sementara itu, pemilik Toko Kerajinan Kulit Ocean, Tri Wulandari mengungkapkan, sejak pandemi, tokonya terpaksa tutup.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved