Museum

Melihat Museum di ‘Dalam’ Rumah Sakit, Museum Mata Dr “YAP”

Bangunan museum sekaligus rumah sakit ini tak berubah sama sekali dari dulu hingga sekarang.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna
Edukator Museum Dr "YAP" sedang mempraktikkan penggunaan alat elektromagnetik untuk mengeluarkan serpihan logam di dalam mata. 

Sementara, pada masa Dr Yap Kie Tiong, menggunakan sepeda ontel.

Dua sepeda ontel dari masa itu pun masih tersimpan apik di dalam museum.

Ada pula alat elektromagnetik berbasis.

“Alat ini untuk mengeluarkan benda-benda asing di mata,” kata Indri.

“Pasien yang datang dari zaman perang, matanya sering terkena benda asing atau logam-logam, semisal pecahan gelas, ledakan senjata,” sambungnya.

“Dengan alat elektromagnetik yang dialiri listrik nanti benda-benda itu tertarik keluar,” imbuhnya.

Satu yang tak kalah unik adalah alat sinotopsor.

Alat ini berfungsi untuk melihat tingkat kejulingan seseorang.

Berbagai koleksi alat pengobatan dan perawatan mata tempo dulu di Museum Mata Dr
Berbagai koleksi alat pengobatan dan perawatan mata tempo dulu di Museum Mata Dr "YAP". (Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna)

“Jadi pasien melihat dua gambar yang digabungkan, ketika orang itu juling ia akan melihat gambar itu satu-satu, tidak tergabung,” jelas Indri.

Retno Dian Saputra selaku staf Museum Dr YAP mengatakan, museum ini terbuka pula untuk masyarakat umum.

Namun, selama pandemi, masyarakat harus terlebih dahulu melakukan reservasi kunjungan, yang dapat dilakukan melalui pesan langsung ke Instagram @museumdr.yap.

Para pelajar pun sering melakukan kunjungan ke museum ini.

Tak terkecuali beberapa mahasiswa yang perlu melakukan penelitian.

“Museum ini di bawah Bidang Hukum dan Umum, Yayasan Dr YAP Prawirohusodo. Selama pandemi yang bisa berkunjung hanya pasien dan pengunjung yang sudah melakukan reservasi,” jelasnya.

“Kami memfasilitasi pasien dan pengunjung yang menunggu dokter, menunggu antrean, agar bisa mengisi waktu di sini,” katanya. (Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved