Museum

Melihat Museum di ‘Dalam’ Rumah Sakit, Museum Mata Dr “YAP”

Bangunan museum sekaligus rumah sakit ini tak berubah sama sekali dari dulu hingga sekarang.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna
Edukator Museum Dr "YAP" sedang mempraktikkan penggunaan alat elektromagnetik untuk mengeluarkan serpihan logam di dalam mata. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Siapa sangka Rumah sakit Mata Dr “YAP” di Jalan Cik Ditiro, Terban, Kota Yogyakarta juga merupakan sebuah museum.

Koleksi museum ini meliputi berbagai foto dan barang peninggalan yang menceritakan secara lengkap sejarah berdirinya rumah sakit ini.

Mungkin, banyak yang belum tahu, museum ini diresmikan sejak 1997 silam.

Bangunan museum sekaligus rumah sakit ini tak berubah sama sekali dari dulu hingga sekarang.

Pada bagian bangunan koleksi museum, dahulunya digunakan sebagai bangsal perawatan rumah sakit.

Adalah Dr Yap Hong Tjoen, warga Indonesia keturunan Tionghoa inilah pendiri rumah sakit di tengah Kota Yogyakarta ini.

Dr Yap lahir dan besar di Yogyakarta, pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan bekerja di Batavia.

Pada mulanya, rumah sakit ini bernama “Rumah Sakit Prinses Juliana Gasthuis voor Ongglijders” atau berarti Rumah Sakit Princess Juliana untuk Penderita Sakit Mata.

Dr Yap ketika itu memiliki klinik mata di Gondolayu.

Namun karena semakin banyak pasien yang datang, dan ruangan yang sudah tidak memadai, akhirnya berpindah ke Rumah Sakit Prinses Juliana Gasthuis voor Ongglijdres.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved