Warga Gunungkidul Sulap Pohon Langka Jadi Bonsai Bernilai Tinggi

Bibit pohon santigi untuk bonsai ia jual seharga Rp50.000, tetapi bentuk jadinya bisa mencapai jutaan rupiah.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Wahyu Iskandar, warga Tepus, Gunungkidul saat tengah merawat bonsai hasil kreasinya. 

TRIBUNTRAVEL.COMBonsai yakni teknik memodifikasi tanaman dari Jepang menjadi pohon berbentuk mini.

Perlu ketekunan dan kesabaran dalam membuatnya, tapi hasilnya memiliki nilai jual yang tinggi.

Wahyu Iskandar, adalah salah satu warga asal Gunungkidul yang menekuni bidang pembuatan bonsai.

Sudah sejak beberapa tahun terakhir, bidang ini ia tekuni.

Adapun bonsai ia buat dari Pohon Santigi, yang memang sudah jarang ditemukan.

Dirinya memulai proses pembuatan dari bibit pohon alias dari nol.

“Bibitnya sata tanam di media berupa tanah atau bebatuan. Lalu perkembangannya perlu rutin dipantau,” jelas warga Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus ini.

Menurut Wahyu, pemantauan perlu dilakukan agar pembuat bonsai bisa memperkirakan seperti apa bentuk yang sesuai nantinya.

Setelah ukurannya sesuai harapan, barulah dibentuk menjadi bonsai.

Pohon Santigi memang dikenal cocok dibuat menjadi bonsai.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved