TWC Siapkan SOP Dukung Candi Borobudur Sebagai Destinasi Wisata Spiritual Dunia

PT TWC juga akan berkolaborasi dengan instansi terkait lainnya guna mendukung upaya pemerintah itu.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM – PT Taman Wisata Candi (TWC) membeberkan akan menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) dan kesiapan lainnya.

Hal itu dilakukan untuk mendukung penggunaan situs Candi Borobudur sebagai destinasi wisata spiritual bagi umat Buddha dunia.

Selain itu, PT TWC juga akan berkolaborasi dengan instansi terkait lainnya guna mendukung upaya pemerintah itu.

“Tinggal sekarang bagaimana membuat SOP ke depannya seperti apa supaya semuanya lebih rapid an ketentuannya agar tidak mempersulit,” ujar Sekretaris PT TWC, Emil Eny Utari, Rabu (17/2/2021).

“Kami mendukung itu, jadi kami akan kerja sama juga dengan Balai Konservasi dan instansi lainnya agar apa yang diharapkan pemerintah bisa terwujudnya,” lanjutnya.

Emil mengatakan, kondisi pandemi covid-19 secara tidak langsung juga ikut memengaruhi dalam mewujudkan Borobudur sebagai destinasi super prioritas.

Namun demikian, pihaknya bakal mengusahakan kesiapan agar dapat berjalan seoptimal mungkin meskipun dalam situasi yang serba terbatas.

“Yang penting destinasinya harus dijaga dan protokol kesehatan dilaksanakan begitu pula dengan SDM-nya,” kata Emil.

Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono menuturkan, kawasan Candi Borobudur telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi kawasan super prioritas.

Penetapan itu tentunya membutuhkan kerja sama antar kementerian dan kelembagaan terkait agar bisa mewujudkan target-target yang telah ditentukan.

“Kami mohon arahan agar percepatan target yang disampaikan oleh Bapak Presiden bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Sementara Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid dalam laporannya menyampaikan bahwa, rencana-rencana pembangunan di kawasan Borobudur perlu dilengkapi sebuah penilaian mengenai dampak dari rencana pembangunan itu terhadap keutuhan situs warisan dunia tersebut.

“Ada penataan akses Borobudur, Pawon, dan Mendut dan sekarang dibuatkan akses jalannya,” kata Hilmar.

“Hanya saja memang masih melalui review untuk dilihat heritage impact-nya apakah membantu atau justru malah sebaliknya,” paparnya.

“Selain itu juga ada project lainnya yang sudah dicantumkan dan saat ini sedang melalui review tersebut, yang terakhir ini adalah pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah yang akan dibangun di kawasan ini,” tuturnya. (Tribun Jogja/Yosef Leon Pinsker)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved