Kuliner

Mie dan Beras Mocaf Jadi Produk Andalan Gunungkidul

Mereka membuat berbagai jenis makanan berbahan dasar tepung ketela atau mocaf (modified cassava flour).

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Suti menunjukkan salah satu produk jadi hasil olahan tepung mocaf. Selain mie, tepung mocaf juga dibuatnya jadi beras hingga penganan lainnya. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Singkong atau ketela biasanya identik dengan bahan pangan khas Kabupaten Gunungkidul.

Singkong biasa diolah menjadi tiwul atau yang lainnya.

Ternyata pengolahan singkong bisa dikembangkan ke berbagai produk yang lebih luas lagi.

Seperti yang dilakukan ibu-ibu di Pedukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Playen.

Mereka membuat berbagai jenis makanan berbahan dasar tepung ketela atau mocaf (modified cassava flour).

Suti Rahayu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Puji 21 menuturkan, ide pengolahan mocaf berawal pada 2012 silam.

Namun pengolahan baru benar-benar stabil pada 2015.

Ia menuturkan, kegagalan terjadi karena awalnya semua dikerjakan secara manual.

Apalagi saat itu para ibu KWT tersebut belum memahami sepenuhnya bagaimana cara mengolah mocaf yang benar.

Tak putus asa, mereka pun mengikuti berbagai pelatihan, hingga meminta bantuan ke sejumlah instansi terkait.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved