Kuliner

Ini Dia Kencono Rukmi, Buah Khas Gunungkidul yang Serupa Durian

Ada satu jenis buah yang serupa tapi tak sama dengan durian. Itulah buah kencono rukmi. Buah dengan kulit berduri ini banyak tumbuh di Patuk.

Editor: Amalia Nurul F
Istimewa
Isi Kencono Rukmi, buah khas Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Sekilas mirip durian, namun rasanya tidak semanis dan lebih padat dari durian. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Jika melintasi Jalan Yogya-Wonosari wilayah Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pengguna jalan akan menjumpai penjual buah durian berjejer di tepi jalan.

Namun, ada satu jenis buah yang serupa tapi tak sama dengan durian.

Itulah buah kencono rukmi.

Buah dengan kulit berduri ini banyak tumbuh di kawasan Kapanewon Patuk.

Nama buah ini pun belum lama ini diberikan.

Panewu Patuk, R. Haryo Ambar Suwardi mengatakan nama kencono rukmi diberikan sekitar 5 tahun lalu.

Adapun nama itu diberikan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Saat itu beliau tengah menghadiri festival durian, yang mana saat itu sedang panen besar,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pemberian nama itu semakin diperkuat dengan adanya Surat Keputusan (SK) Kementerian Pertanian RI di tahun 2012.

Kencono rukmi resmi jadi nama buah khas Patuk, Gunungkidul.

Sekilas, nyaris tak ada perbedaan antara kencono rukmi dengan durian.

Namun Haryo mengatakan perbedaan itu terletak dari warna hingga rasa daging buahnya.

Sesuai namanya, daging buah kencono rukmi berwarna kuning keemasam (kencono).

Selain itu, tekstur dagingnya lebih padat lantaran kadar airnya rendah.

“Secara rasa juga tak semanis durian, tapi baunya tidak terlalu menyengat,” papar Haryo.

Buah kencono rukmi sekilas mirip dengan buah durian.
Buah kencono rukmi sekilas mirip dengan buah durian. (Istimewa)

Menilik dari rasanya yang tak terlalu manis, daging buah kencono rukmi diklaim aman bagi kolesterol tubuh.

Bahkan buah ini dianggap cocok bagi penderita hipertensi, yang biasanya disarankan tidak mengonsumsi durian.

Meski jadi buah khas Gunungkidul, keberadaan kencono rukmi saat ini terbilang sudah jarang.

Sedangkan permintaan tengah meningkat lantaran banyak yang penasaran.

Menurut Haryo, kondisi tersebut membuat harga kencono rukmi agak mahal dibanding durian.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved