Libur Imlek, Uji Coba Wisata di Gunungkidul Masih Buka Jumat Nanti

Biasanya, operasional selama uji coba ini tutup setiap Jumat. Namun, khusus Jumat pekan ini, operasional tetap dibuka karena hari libur nasional Imlek

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Warga melintas di Pos Retribusi Utama Baron, Tanjungsari, Gunungkidul beberapa waktu lalu. Sesuai edaran Dinas Pariwisata Gunungkidul, Uji Coba Wisata ditutup tiap Jumat. Namun khusus pekan ini tetap buka lantaran bertepatan dengan hari libur nasional. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Destinasi wisata di Gunungkidul masih dalam status uji coba operasional terbatas.

Biasanya, operasional selama uji coba ini tutup setiap Jumat.

Namun, khusus Jumat pekan ini, operasional tetap dibuka.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono menjelaskan Jumat (12/2/2021) nanti merupakan hari libur di Tahun Baru Imlek.

“Karena hari itu merupakan hari libur nasional, maka destinasi tetap dibuka,” ujarnya belum lama ini.

Sesuai Edaran Dispar Gunungkidul terkait Uji Coba Terbatas Operasional Wisata, tiap Jumat destinasi wisata ditutup seharian.

Gunanya untuk pembersihan dan sterilitasi lokasi wisata.

Sebelumnya, penutupan dilakukan tiap Senin.

Namun berdasarkan berbagai pertimbangan, sejak awal 2021 ini penutupan digeser tiap hari Jumat.

“Namun hal itu dikecualikan jika Jumat-nya bertepatan dengan hari libur nasional, seperti Imlek ini,” paparnya.

Lantaran tergolong libur panjang akhir pekan, maka pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan (prokes) di destinasi akan ditingkatkan.

Sebab ada potensi lonjakan pengunjung.

Lanjutnya, nantinya akan ada tambahan sebanyak 52 personel.

Mereka terdiri dari 25 personel dari lingkup Dispar, 27 sisanya dari unsur seperti TNI dan Polri.

“Pengawasan akan diperketat nanti untuk memastikan prokes benar-benar berjalan,” katanya.

Terpisah. Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, pemberlakukan Uji Coba Terbatas Operasional Wisata ini merupakan perpanjangan kesemblin kalinya.

Adapun aturan uji coba tetap sama, antara lain membatasi jumlah kunjungan hanya 50 persen dari kapasitas.

Sedangkan jam operasional mengikuti kebijakan PTKM, yakni pukul 03.00-20.00 WIB.

“Pengunjung wajib prokes dan melewati pemeriksaan berupa cek suhu dan pendataan di pos retribusi,” ujarnya. (Tribun Jogja/Alexander Aprita)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved