De Wave Therapy and Reflexologi Layani Pengunjung dengan Prokes Ketat

Owner de Wave Theraphy and Reflexology, Winny Krisna menuturkan, penerapan prokes dilakukan dengan ketat.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
de Wave Therapy and Reflexologi Layani Pengunjung dengan Prokes Ketat di Masa Pandemi. 

TRIBUNTRAVEL.COM – de Wave Therapy and Reflexologi, salah satu tempat pijat fefleksi yang berada di Sleman City Hall berlakukan protokol kesehatan (prokes) yang ketat bagi pengunjung di masa pandemi.

Owner de Wave Theraphy and Reflexology, Winny Krisna menuturkan, penerapan prokes dilakukan dengan ketat.

Sebab, rentan terjadi kontak fisik antara pengunjung dengan pegawai.

“Tentu, prokes disesuaikan dengan aturan pemerintah. Mulai dari penggunaan masker, hand sanitizer, hingga pengecekan suhu tubuh,” jelasnya, Rabu (10/2/2021).

“Apabila, dari ketentuan tersebut tidak dipatuhi maka kami tidak segan untuk menolaknya, berlaku untuk semua (pegawai dan pelanggan),” paparnya.

“Karena, kami tidak ingin terjadi hal yang merugikan,” imbuhnya.

Untuk kapasitas dalam ruangan, terapis juga dibatasi sebanyak 50 persen sesuai aturan pemerintah.

Kemudian, pengaturan jarak antar pengunjung juga dilakukan dengan memberikan tanda pembatas di setiap kursi maupun tempat tidur.

“Ya, kami batasi jumlahnya karena indoor. Jadi, di dalam ruangan hanya maksimal 7 orang saja,” ujarnya.

“Sehingga, dipastikan tidak terjadi kerumunan. Usai dipakai oleh pengunjung akan dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan,” terangnya.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved