Event

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Akan Digelar Secara Daring

Ketua Pelaksana PBTY XVI Ellyn Subiyanti mengatakan betul PBTY XVI akan dilaksanakan secara daring di tahun 2021.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja / Amalia Nurul Fathonaty
Gapura masuk kampung Ketandang di Kota Yogyakarta tempat acara PBTY 2020 lalu berlangsung. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Jelang perayaan imlek, setiap tahun biasanya rutin digelar Pekan Budaya Tionghoa (PBTY) di Kampung Ketandan, Malioboro, Yogyakarta.

Namun, khusus di tahun 2021, perayaan Imlek 2572, PBTY akan digelar secara daring.

Dari akun Instagram @pekanbudayationghoayogyakarta, tagar #virtualPBTY2021 telah disematkan di profil utama.

Ketua Pelaksana PBTY XVI Ellyn Subiyanti mengatakan betul PBTY XVI akan dilaksanakan secara daring di tahun 2021.

Hal ini karena pihaknya mempertimbangkan pandemi covid-19 yang belum mereda.

Namun, Ellyn belum bisa membagikan lebih banyak informasi kepada masyarakat.

Rapat koordinasi dengan ketua JCACC, Harry Setio pun digelar pada 6 Februari.

Diketahui, JCACC merupakan kependekan dari Jogja Chinese Art and Culture Centre.

JCACC tidak lain adalah pengelola PBTY.

Masyarakat Tionghoa daro belasan organisasi/paguyuban Tionghoa yang tergabung dalam JCACC juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, DInas Pariwisata DIY dan Dinas Kebudayaan DIY.

Mereka tetap merayakan Tahun Baru Imlek 2572 dengan perayaan secara digital.

Sebab, event tahunan ini sudah dilakukan sejak 15 tahun sebelumnya, dari 2006 dalam event tahunan PBTY dan menjadi ikon wisata/budaya di Kota Yogyakarta. (Tribun Jogja/Ardhike Indah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved