Kerajinan

Dalam Keterbatasan, Puji Membuat Lukisan dan Bercita-cita untuk Dijual ke Pencinta Lukisan

Bagi Puji, melukis bukan sekadar hobi, tapi juga ekspresi diri. Lewat lukisan, ia ingin menyampaikan apa yang ia rasakan, alami, atau disenanginya

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Puji saat tengah melukis dengan kedua lengannya. Jika lelah, ia akan menggunakan kaki kanan untuk mengendalikan kuas. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Keterbatasan fisik yang dimiliki Puji Lestari (24) tak menyurutkan semangatnya untuk berkarya.

Puji memiliki bakat di bidang seni, khususnya melukis.

Hobi itu ia lakukan di saat senggang dari kesibukannya sebagai ibu rumah tangga.

Puji memiliki dua tangan yang bentuknya tak sempurna.

Namun itu bukan berarti tak ada cara lain untuk melukis.

“Saat melukis saya biasanya menahan kuas dengan kedua lengan, kalau capek ganti pakai kaki kanan,” ujar warga Pedukuhan Kayu Balung, Kalurahan Girisekar, Panggang, Gunungkidul ini.

Bagi Puji, melukis bukan sekadar hobi, tapi juga ekspresi diri.

Lewat lukisan, ia ingin menyampaikan apa yang ia rasakan, alami, atau disenanginya.

Satu lukisan bisa ia selesaikan dalam waktu 5 hari.

Namun bisa lebih dari itu karena ia harus melakukannya sembari menjalani tugasnya bagi suami dan putrinya yang berusia 5 tahun.

Saat lelah melukis dengan tangan, Puji melukis menggunakan kakinya.
Saat lelah melukis dengan tangan, Puji melukis menggunakan kakinya. (Tribun Jogja/Alexander Aprita)
Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved