Museum

Menyaksikan Sejarah Perkembangan Batik Sambil Membatik Langsung di Museum Batik Yogyakarta

Didirikan pada 1973 dan diresmikan tahun 1979 silam, museum ini juga memuat sejarah perkembangan batik dari masa lalu hingga masa kini.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Pengunjung menikmati wisata sejarah batik dan membatik secara langsung di Museum Batik Yogyakarta di Jalan Dr Sutomo Nomor 13A, Kota Yogyakarta, Selasa (19/1/2021). 

Dengan membatik sendiri, pengunjung dapat teredukasi dan merasakan bagaimana sebuah kain batik dibuat.

“Kita sudah siapkan beberapa desain bisa memilih. Nanti kita sudah berikan yang pensilan, nanti tinggal yang nyanting saja. Hasilnya bisa dibawa pulang,” ungkapnya.

Operasional Museum Batik Yogyakarta yakni setiap hari dari pukul 19.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Harga tiket masuk ke museum yakni Ro30.000 per orang.

Tiket juga dapat dipesan menggunakan traveloka dan aplikasi lain.

Protokol berkunjung pun wajib menerapkan 3M.

Pengunjung mengenakanh masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Untuk officially, buka ham 9 sampai 3 sore. Setiap hari buka. Harga tiket, tiket masuk Rp30.000,” ujarnya.

“Kalau mau pesan di traveloka sudah ada. Ada diskon di event-event tertentu. Selesai berkunjung, ada toko batik yang menjual berbagai souvenir,” jelasnya.

“Untuk berkunjung tetap 3M itu yang paling dasar. Memakai masker, mencuci tangan, hand sanitizer, dan menjaga jarak,” katanya.

“Menerapkan protokol kesehatan. New normal kit itu penting dibawa,” pungkasnya. (Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved