Soto

Soto Batok 30 Hasil Guyub Warga Bausasran

Harga satu porsinya cukup Rp5.000 saja. Soto disajikan dalam mangkuk batok atau tempurung kelapa. Ada pilihan soto, yakni soto ayam dan soto daging.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin
Seorang yang sedang meracik soto di Soto Batok 30, Bausasran. 

TRIBUNTRAVEL.COMSoto Batok 30 Bausasran, mungkin belum banyak dikenal masyarakat Yogyakarta.

Kuliner ini baru lahir pada 22 November 2020 silam.

Nyatanya kini, soto batok 30 berhasil menarik hati banyak pengunjung,

Sebab, harga satu porsinya cukup Rp5.000 saja.

Soto disajikan dalam mangkuk batok atau tempurung kelapa.

Ada dua varian pilihan soto, yakni soto ayam dan soto daging.

Lokasi warung soto ini terbilang cukup rumit dijangkau.

Tribun Travel mencoba menyambangi lokasi warung soto yang mulai ramai ini.

Tepat di sebelah utara SMPN 4 Yogyakarta, ada sebuah gang selebar tiga meter, dengan gapura bertuliskan “RW 09, Kelurahan Bausasran”.

Pada samping kiri-kanan dinding banyak tumbuh tanaman obat keluarga (toga).

Di dekat warung, beberapa motor terparkir rapi.

Hanya dari tempat parkir saja, harum aroma khas soto mulai tercium.

Pengunjung yang baru datang pun disambut dengan sapaan unik.

“Soto Batok!,” seru seseorang dari balik gerobak.

“Monggo!”, sahut yang lainnya, menimpali.

Jika tak terbiasa, pembeli akan kaget dan kagum dengan sambutan unik ini.

Nama Soto Batok 30 ini lahir dari angka RT mereka yakni RT 30.

Sayangnya, untuk saat ini Soto Batok 30 hanya beroperasi hari Minggu saja.

Sebab, di hari biasa, masyarakat sibuk dengan pekerjaan mereka di rumah.

Koordinator Soto Batok 30 Bausasran Fitrilia ini mengisahkan, warung soto ini lahir karena pandemi covid-19.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved