Mie Ayam

Menyambangi Mie Ayam Telolet Mbak Charly yang Viral di Media Sosial

Harga makanan di warung Bakso Mie Ayam Telolet mulai dari Rp7.000 untuk mie ayam hingga Rp15.000 untuk mie ayam bakso jumbo.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Fatimah Artayu
Charlotte Peeters alias Mbak Charly pemilik warung Baksi dan Mie Ayam Telolet yang viral di media sosial. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Mbak Charly, sapaan akrab dari bule yang bernama asli Charlotte Peeters ini tak menyangka warung mie ayamnya bisa viral di media sosial.

Charly bersama suaminya membuka warung bakso dan mie ayam di Jalan Moses Gatotkaca Ruko B21, Mrican.

Warung ini diberi nama Bakso Mie Ayam Telolet.

Charly mengatakan, warungnya ini telah ada sejak 17 Agustus 2020, tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kaget! Karena ekspektasi tidak seviral seperti itulah,” ujarnya, Kamis (21/1/2021).

Ada kisah di balik mengapa ia dan suaminya mendirikan warung ini.

Charly menceritakan, dulunya dia dan suami memiliki usaha di bidang tour and travel dan juga penyewaan motor.

Namun, karena pandemi covid-19, bisnisnya mulai seret.

Akhirnya keduanya memutuskan untuk mencari bisnis sampingan.

Pilihan pun jatuh pada usaha kuliner berjualan bakso dan mie ayam

“Kami sudah punya pengalaman kuliner mie ayam, tetapi dulu mie ayam Sumatera. Kami cari makanan yang semua orang bisa makan,” ungkap Charly yang telah fasih berbahasa Indonesia.

Selain karena mie ayam banyak digemari masyarakat, Charly ingin mie ayamnya bisa dinikmati seluruh kalangan.

“Kebetulan suami saya suka bakso banget, saya suka mie ayam. Mie ayam dan bakso cocok untuk jualan bersama,” tuturnya.

Harga mie ayam di warung Bakso dan Mie Ayam Telolet ini pun sangat terjangkau.

Seporsi mie ayam dibanderol mulai dari Rp7.000 saja.

“Karena kami sendiri juga merasakan pandemi bisa sampai separah begini, yang paling penting semua harus murah, semua orang bisa ikut makan,” kata dia.

Wanita asal Belanda ini megatakan, awalnya mie ayam dijual seharga Rp5.000 seporsi.

Saat pertama kali dibuka, hanya ada tiga orang yang turun tangan, yakni ia sendiri, suaminya, dan seorang juru masak.

Namun sejak beberapa waktu belakangan, beberapa anggota keluarga juga turut membantu di warung.

Warung yang tampak sederhana ini dulunya difungsikan sebagai garasi penyewaan motor dan tempat inap karyawan.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved