Kuliner

Rambak Yudha Laris Manis, Hasil Belajar dari YouTube

Yudha, melihat peluang berjualan rambak tatkala ia melihat temannya yang berdomisili di Bandung memiliki usaha dorokdok.

Editor: Amalia Nurul F
Dokumentasi Charisma Yudha
Charisma Yudha dengan rambak dagangannya. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Charisma Yudha (27) kini tengah menikmati hasil manis dari berjualan rambak.

Yudha, sapaan akrabnya, melihat peluang berjualan rambak tatkala ia melihat temannya yang berdomisili di Bandung memiliki usaha dorokdok (kerupuk kulit dalam bahasa Sunda).

Dari situ, ia memantapkan diri untuk menjadi distributor rambak di Yogyakarta pada Agustus 2019.

Yudha tak menyangka jika usahana bisa terus berkembang, hingga punya banyak reseller.

“Open reseller setelah satu minggu berjualan. Kebanyakan mahasiswa, ada juga yang pegawai kantoran, dan manajer hotel pun ada,” ungkap alumnus UPNVYK angkatan 2012 ini.

Ia mengaku, berjualan rambak dengan merek Dorokcu_Jogja ini bisa mengantongi omzet Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Sementara, di masa pandemi ini penjualannya justru naik dua kali lipat dengan omzet mencapai Rp300 juta hingga Rp400 juta per bulan.

Tak mudah bagi Yudha mempertahankan dan mengembangkan usahanya ini.

Ia harus bekerja ekstra karena masih berstatus karyawan kantor yang terikat jam operasional.

“Saya kan masih kerja kantoran, setelah itu mengerjakan bisnis ini sendiri, kadang jam 2 pagi masih packing juga,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved