Soto

Soto Lenthok Mbah Narkan, Legenda Sejak 1951

Harga satu porsi soto Mbah Narkan cukup Rp7.500 saja. Untuk soto dengan cita rasa lezat dan berporsi banyak ini, harga tersebut tergolong murah.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Ardhike Indah
Mbah Narkan tetap semangat meracik soto meski usianya hampir satu abad. 

Sebab, pengunjung bisa memesannya di angkringan.

Mbah Narkan siap sedia melayani pembeli hingga pukul 15.00 atau hingga sotonya habis.

Ayam Kampung Asli

Harga satu porsi soto Mbah Narkan cukup Rp7.500 saja.

Untuk soto dengan cita rasa lezat dan berporsi banyak ini, harga tersebut tergolong murah.

Lumrahnya kuliner soto, Mbah Narkan juga menambahkan bihun, ayam, tahu, lenthok, dan tempe.

Dapat dibayangkan betapa menggiurkannya sajian soto ini.

Terlebih, jika cuaca sedang hujan, kuah hangatnya turut menghangatkan tubuh, sekaligus menghilangkan rasa lapar.

Mbah Narkan masih mempertahankan resep racikan sotonya sejak 1951.

Ia meracik resep soto sendiri tanpa campur tangan orang lain.

“Sejak tahun 1951 sudah jualan,” tuturnya.

Hal yang menjadi gong dalam soto Mbah Narkan adalah suwiran ayam kampungnya.

Ia memilih menggunakan ayam Jawa asli agar konsumen termanjakan cita rasanya.

Saat tak ada pembeli, ia tak hanya duduk, tapi juga tetap bergerak.

Ia mengiris daun seledri, memotong ayam hingga kecil-kecil dan menata nasi agar rapi.

Ada harapan yang diujarkan Mbah Narkan. “Semoga segera ramai,” katanya. (Tribun Jogja/Ardhike Indah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved