Kuliner

Scottish Marmalade Selai Jeruk dari Skotlandia Diracik Warga Sleman

Sekelompok ibu rumah tangga di Sleman bergerak membuat selain jeruk atau Scottish Marmalade.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Maruti Asmaul Husna
Grannys Scottish Marmalade. 

Sebelum akhirnya diproduksi massal, Scottish Marmalade ini dibuat Fani hanya untuk konsumsi pribadi.

Saat beberapa teman mencoba Scottish Marmalade ini, mereka sangat senang dan menyarankan pada Fani untuk membuka bisnis.

Penggemar Scottish Marmalade di Bali juga sudah sangat banyak.

Terutama bagi para warga negara asing.

Saat dicoba pada konsumen di DIY, sambutan baik juga didapatkan.

“Jogja ini opportunity banget untuk produk yang unik. Sejauh kami melakukan riset, belum ada yang memproduksi Scottish Marmalade di DIY,” ungkapnya.

“Beberapa orang yang sudah mencoba tertarik. Katanya unik, mereka suka,” imbuhnya.

Cita rasa Scottish Marmalade memang berbeda dari sekadar selain jeruk.

Potongan-potongan kecil kulit jeruk di dalamnya memberi perpaduan rasa segar, manis, kecut, dan pahit sekaligus.

Jika tidak pandai mengolah Scottish Marmalade, rasa pahit dari kulit jeruk akan kentara.

“Di Skotlandia dahulu orang-orang hanya bisa menikmati buah-buahan di musim panas,” jelasnya.

“Untuk persediaan di musim dingin, mereka membuat Scottish Marmalade,” sambungnya.

“Kami sengaja homemade karena memang cita rasanya di situ. Kami mengutamakan kualitas bukan kuantitas,” imbuhnya.

Proses produksi dimulai dari memeras air jeruk dan mengiris kulitnya menjadi potongan=potongan kecil.

Lalu, direbus selama 2-3 jam. Ditambahkan pula gula pasir dan madu.

Proses keseluruhannya memakan kurang lebih 8 jam.

Scottish Marmalade ini cocok dikonsumsi bersama roti, susu, yoghurt, atau diseduh dengan air hangat.

Menurut Fani, mengonsumsi Scottish Marmale sangat cocok di kondisi pandemi.

Sebab kandungannya bisa menjadi penambah imunitas tubuh.

“Zaman sekarang orang lebih peduli kesahatan, untuk boosting. Apalagi kulit jeruk menurut penelitian sangat bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved