Kuliner

Ini Dia Kedai Ramen Pertama di Yogyakarta, Sapporo Ramen

Pada Juli 2020, kedai Sapporo Ramen pindah ke sudut Kabupaten Sleman, tepatnya di Kampung Tonggalan, Ngemplak.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin
Kedai Sapporo Ramen di Kecamatan Ngemplak. 

Kala itu, ia dapat menghabiskan 15-20 kilogram mie.

Ia mengakui, kalau untuk menunaikan salat saja sampai mencuri-curi waktu.

“Padat banget, sampai parkir saha tidak muat,” kenangnya.

Karena saking padatnya, kedainya pindah ke tempat yang lebih luas di Jalan Kaliurang kilometer 11.

Lagi-lagi ramen buatannya laris manis.

Saying, kejayaan itu mulai pudar. Pandemi covid-19 sampai ke Yogyakarta.

Doni pun tak mampu lagi membayar sewa tempat di lokasi terakhir karena terlampau mahal.

Tiga koleganya terpaksa pulang kampung.

Pada Juli 2020, pria beranak satu ini memutuskan pindah ke sudut Kabupaten Sleman, tepatnya di Kampung Tonggalan, Ngemplak, Sleman.

Sapporo Ramen 2
Kuliner Sapporo Ramen

Kedainya kecil. Dari kejauhan hanya tampak seperti rumah biasa dengan spanduk bertuliskan ‘Sapporo Ramen (Mie Ala Jepang)’

Kedainya tepat berada di tepi jalan utama. Lokasinya pun berdekatan dengan area sawah yang luas.

Meski demikian, tak ada yang berubah dari cita rasa ramen buatannya.

Mie yang digunakan pun ia buat dengan tangannya sendiri.

Satu porsi ramennya terbilang cukup besar, bahkan bisa dinikmati untuk dua orang.

Kedai ramennya biasanya ramai pada waktu makan siang dan makan malam. (Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved