Museum

Museum Sonobudoyo Upayakan Meningkatkan Jumlah Pengunjung di 2021

Selain promosi di media sosial, Museum Sonobudoyo juga menyiapkan berbagai program agar menarik pengunjung.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin
Museum Sonobudoyo sepi pengunjung selama pandemi 

TRIBUNTRAVEL.COMMuseum Sonobudoyo melakukan berbagai upaya promosi untuk meningkatkan jumlah pengunjung museum di 2021.

Promosi melalui media sosial hingga brosur dilakukan agar pengunjung tertarik datang ke museum yang berada di Kota Yogyakarta ini.

Selama pandemi, atau sejak Maret 2020, pengunjung Sonobudoyo terus mengalami penurunan.

Selain promosi di media sosial, berbagai program juga disiapkan agar menarik pengunjung.

“Kita juga persiapkan program untuk Sonobudoyo agar menjadi tempat kunjungan yang edukatif,” papar Kepala Dinas Kebudayaan, Sumadi, belum lama ini.

Program yang disuguhkan yakni pertunjukan seni, seperti wayang kulit dan tari topeng.

Adapun program tahunan, Sonobudoyo mengadakan Annual Museum Exhibition (Amex) sebagai pameran temporer.

Sementara itu, edukator Museum Sonobudoyo, Arya Sumirat mengeluhkan turunnya jumlah pengunjung.

Ia mengaku, pada hari biasa atau di luar pandemi, pengunjung yang datang bisa mencapai 50 orang lebih dalam sehari.

“Selama pandemi (yang berkunjung) kurang dari 10 orang,” ungkapnya.

Arya mengatakan, kadang ia merasa jenuh karena sepinya pengunjung.

Sebab, biasanya Sonobudoyo setiap bulannya menerima kunjungan dari rombongan sekolah, melalui program Wajib Kunjung Museum (WKM).

Karena pandemi, program tersebut mau tak mau pun berhenti.

Arya menambahkan, meski sepi, ada pengalaman menarik yang ia alami.

Dirinya pernah menemukan pengunjung yang melakukan siaran langsung di museum, dan disaksikan oleh banyak orang di balik layar ponsel pintar mereka. (Tribun Jogja/Taufiq Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved