Museum

Menilik Museum Sandi di Tengah Pandemi

Menyesuaikan situasi pandemi, ada beberapa bagian di gedung yang disesuaikan untuk penerapan protokol kesehatan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Kurator Museum Sandi saat menunjukkan prokes ditandai dengan simbol persegi berwarna kuning pada Kamis (26/11/2020) 

TRIBUNTRAVEL.COMMuseum Sandi yang berlokasi di Jalan Faridan M. Noto, Kotabaru, Kota Yogyakarta kembali bergeliat.

Museum ini kembali buka pada November 2020 lalu setelah hampir enam bulan vakum tak menerima kunjungan karena pandemi.

Bangunan dua lantai bergaya kolonial ini masih tampak kokoh dan terawat.

Menyesuaikan situasi pandemi, ada beberapa bagian di gedung yang disesuaikan untuk penerapan protokol kesehatan.

Pada halaman depan, tersedia dua unit fasilitas cuci tangan.

Kemudian, pada lantai gedung pun dipasang tanda jejak kaki dan persegi sebagai tanda untuk menjaga jarak antar pengunjung.

Kurator Museum Sandi, Asnan Arifin mengatakan, adanya pandemi membuat pengelola harus menyesuaikan aturan dengan anjuran pemerintah.

“Sejauh ini, fasilitas penunjang prokes sudah dilengkapi. Mulai mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, hingga penggunaan masker,” tuturnya beberapa waktu lalu.

“Bahkan, kami juga menyediakan reservasi digital agar tidak terjadi kerumunan,” jelasnya.

Museum ini memiliki 9 ruang pamer yang terdiri dari 6 ruang pamer di lantai satu, dan 3 ruang pamer di lantai dua.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved