Desa Wisata Nglanggeran Siapkan 8 Homestay dan Kemah untuk Libur Akhir Tahun

Protokol kesehatan (prokes) disiapkan dengan baik oleh pemilik homestay. Termasuk tersedianya fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Alexander Aprita
PROTOKOL KESEHATAN - Simulasi pembukaan wisata di Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, Selasa (16/06/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM – Pengelola wisata di Gunungkidul tetap melakukan persiapan libur akhir tahun, meski durasi libur dikurangi.

Desa Wisata Nglanggeran di Kapanewon Patuk salah satunya.

“Setidaknya ada delapan unit homestay dan lokasi berkemah yang dispastikan siap digunakan,” ujar Heru Purwanto, selaku Bidang Pemasaran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nglanggeran.

Heru mengatakan, sebenarnya ada sekitar 80 unit homestay di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran,

Namun dengan adanya pembatasan jumlah kunjungan saat pandemi covid-19, maka hanya ada 8 unit yang dioperasikan.

Dirinya memastikan, protokol kesehatan (prokes) diharapkan dengan baik oleh pemilik homestay tersebut.

Termasuk tersedianya fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan dan sterilisasi kamar secara rutin.

“Para pemilih sudah kami sosialisasikan agar prokes benar-benar disiapkan dengan baik,” paparnya.

Adapun lokasi berkemah akan dibuka di puncak Gunung Api Purba pada malam pergantian tahun baru nanti.

Lahan yang disiapkan akan mampu menampung sekitar 200 kemah.

Namun, tiap kemah diwajibkan hanya diisi satu orang untuk meminimalisir potensi penularan covid-19.

Pengelola juga menyiapkan persewaan tenda bagi pengunjung yang nantinya tidak membawa tenda sendiri.

“Selama masa pandemi ini, kegiatan berkemah di puncak juga dibatasi hanya saat Sabtu dan Minggu serta libur nasional,” papar Heru.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono sebelumnya telah meminta para pelaku dan pengelola wisata untuk menyiapkan destinasi secara matang. Terutama terkait penerapan prokesnya.

Sebab, meski libur akhir tahun dikurangi, pihaknya ingin memastikan fasilitas dan penerapan prokes di destinasi wisata tetap berjalan baik.

“Sebisa mungkin pengunjung tetap merasa aman dan nyaman saat berlibur,” pungkasnya. (Tribun Jogja/Alexander Aprita)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved