Dinas Pariwisata Bantul Pastikan Wisata Di Bantul Buka saat Libur Nataru

Dinas Pariwisata Bantul memastikan tetap akan membuka sejumlah destinasi wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja /DNH
Kawasan wisata Pantai Parangtritis 

TRIBUNTRAVEL.COM – Libur akhir tahun segera tiba. Namun kenaikan angka kasus covid-19 masih terjadi.

Meski demikian, Dinas Pariwisata Bantul memastikan tetap akan membuka sejumlah destinasi wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semua wisata buka (saat libur nataru),” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Anihayah.

Ani menjelaskan, akan ada penekanan prokes di sejumlah destinasi wisata. Sebab, status Daerah Istimewa Yogyakarta yang saat ini menurutnya memerlukan ekstra pengawasan.

Pihaknya mengaku sudah mengikuti rapat koordinasi persiapan nataru di provinsi.

Selain itu pihaknya juga melangsungkan rapat koordinasi pengendalian libur nataru di Bantul.

Kata dia, nantinya untuk pengawasan penegakan prokes pada libur nataru di Bantul akan dad posko terpadu covid-19 di objek wisata Parangtritis.

Namun pihaknya belum memastikan kapan posko tersebut akan didirikan.

Penentuan akan dipastikan saat rapat koordinasi.

“Saat memasuki libur natal atau sekitar satu minggu sebelum tahun baru,” ujar Ani.

Rapat tersebut menurut Ani, rencananya dilakukan Selasa (15/12/2020).

Target Kunjungan Berkurang

Pihaknya memperikirakan angka kunjungan wisatawan ke Bantul pada libur nataru bersifat fluktuatif.

Sebab, ada pemangkasan libur akhir tahun oleh Pemerintah Pusat.

Ditambah masih ada kekhawatiran risiko penularan covid-19 sehingga sebagian masyarakat masih ragu-ragu apakah akan pergi berwisata atau tidak.

Sebab itu, pihaknya tak mematok target kunjungan tinggi, tetapi cenderung menguranginya.

“Kemarin (target awal) 150.000 wisatawan, sekarang target kami hanya separuhnya,” ungkapnya.

Hal ini selaras dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang juga berkurang.

Awalnya, PAD Bantul dari sektor wisata ditargetkan Rp32 miliar.

Namun karena pandemi, target PAD diturunkan menjadi Rp14,3 miliar.

“Kami optimis, target PAD dapat terpenuhi,” jelasnya. (Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved