GIPI DIY Terus Sosialisasikan Prokes Bagi Industri Pariwisata Siapkan Libur Nataru

Pemantauan dan sosialisasi terkait kesiapan prokes terus dilakukan GIPI DIY bersama dengan Pemda DIY dan industri pariwisata

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Hasan Sakri
PROTOKOL KESEHATAN - Pengunjung dicek suhu tubuh sebelum memasuki kawasan wisata. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY terus melakukan sosialisasi ke tempat wisata terkait persiapan protokol kesehatan (prokes) menghadapi libur akhir tahun.

Ketua DPD GIPI DIY, Bobby Ardyanto Setyo Aji menuturkan, pemantauan dan sosialisasi terkait kesiapan prokes terus dilakukan bersama dengan Pemda DIY dan industri pariwisata.

“Sejauh ini, persiapan untuk industri wisata sudah berjalan dengan baik,” kata dia, Sabtu (5/12/2020).

“Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan. Panduan CHSE pun sudah dilaksanakan dengan baik,” sambungnya.

Namun, pihaknya mengaku dari sisi ketegasan perlu ditingkatkan. Sebab, masih banyak wisatawan yang abai akan proses.

Untuk meminimalisasi terjadinya pelanggaran, direncanakan akan diberlakukan tindakan berupa peringatan bila terjadi pelanggaran prokes oleh wisatawan.

“Ya, kami ingin menciptakan rasa kenyamanan bersama baik dari pengelola maupun wisatawan,” ujarnya.

“Sehingga, apabila terjadi pelanggaran akan diberikan peringatan hingga tiga kali. Sehingga jika tidak ada kepatuhan maka berhak untuk dikeluarkan dari area wisata,” sambungnya.

Ketegasan dari pengelola wisata dalam menciptakan kualitas wisata yang baik juga diperlukan.

Industri pariwisata harus berani untuk menegur apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan wisatawan.

“Kalau semua pihak bisa saling menjaga prokes dengan baik, pastinya suasana kondusif saat berwisata sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya klaster baru,” tutupnya. (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved