Kuliner

Olahan Lidah Buaya Jadi Tape di Kulonprogo. Seperti Apa?

Warga di Kulonprogo mengolah aloe vera atau lidah buaya jadi minuman tape menyegarkan.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Sri Cahyani Putri
Proses pembuatan minuman tape lidah buaya. 

TRIBUNTRAVEL.COM – Lidah buaya bisanya digunakan sebagai bahan produk kecantikan.

Atau bisa juga digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.

Namun, siapa sangka lidah buaya bisa diolah menjadi kuliner yakni tape lidah buaya.

Imam Rodi, Ketua Pusat Pelatihan, Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Rama Vera lah yang memiliki ide membuat minuman tape lidah buaya ini.

Pria yang telah berkecimpung di dunia aloe vera sejak 2013 lalu ini mencetuskan ide anyarnya sekitar 4 bulan lalu.

“Jadi saya selalu mengembangkan inovasi terbaru dengan bahan dasar aloe vera. Selain bisa dibuat tape, lidah buaya juga bisa dibuat es krim, keripik, cokelat, dodol, teh, bahkan Yakult,” urainya.

“Jadi yakult lidah buaya atau aloekult akan kita luncurkan juga setelah tape lidah buaya,” sambungnya.

Seperti apa proses pembuatan tape lidah buaya ini?

Tape Lidah Buaya 2
Lidah buaya dikupas kulitnya kemudian dipotong-potong.

Imam pun menunjukkan langkah pembuatan tape lidah buaya.

Lidah buaya yang telah dipanen dikupas kulitnya dan dihilangkan lendirnya dengan menggunakan garam.

Kemudian lidah buaya tersebut dicuci dengan menggunakan air mengalir.

“Jika ingin lebih bersih lagi diuleni dengan menggunakan asam sitrat setelah itu dicuci lagi,” jelasnya.

Langkah selanjutnya yakni merebus air dan daun pandan hingga mendidih.

Setelah mendidih, potongan lidah buaya dimasukkan.

“Kira-kira 5 menit lidah buaya itu diangkat dan ditiriskan,” tuturnya.

Selanjutnya, rebus air dan gula pasir hingga suhu 40 derajat celcius.

Setelah air mendidih dicampur dengan potongan lidah buaya tadi dan ditambah biang tape.

“Kemudian difermentasi antara 18-24 jam baru jadi minuman tape lidah buaya,” terangnya.

“Namun minuman ini sebaiknya dinikmati dalam kondisi segar. Bisa juga dibekukan agar lebih 2-3 hari,” imbuhnya.

Imam mengungkapkan, keunggulan minuman tersebut adalah berkhasiat untuk kesehatan.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved