Wisata Jogja

Wisatawan Bisa Cek Kunjungan di Destinasi dengan Visiting Jogja

Aplikasi Visiting Jogja cukup bermanfaat, wisatawan bisa memantau tingkat kunjungan di satu destinasi, apakah penuh atau tidak.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. 

TRIBUNTRAVEL.COMDinas Pariwisata DIY terus memantau pergerakan wisatawan melalui Visiting Jogja.

Aplikasi ini cukup bermanfaat. Wisatawan bisa memantau tingkat kunjungan di satu destinasi, apakah penuh atau tidak.

Sebab, pemerintah memberlakun pembatasan kuota pengunjung maksimal 50% dari kunjungan normal.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menerangkan, DIY masih menjadi peringkat pertama di Pulau Jawa dalam hal kunjungan wisatawan.

Disusul Jawa Tengah dengan selisih yang tidak begitu banyak.

Kemudian Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Dalam pendataan Visiting Jogja, hingga akhir September lalu ada 91 destinasi wisata di DIY yang telah beroperasi.

Namun, dari 91 destinasi wisata tersebut tingkat kunjungannya belum merata.

Pantai Baron dan Parangtritis masih menjadi destinasi favorit.

Tempat favorit lainnya adalah Tebing Breksi, kemudian menyusul Becici dan Hutan Pinus Pengger.

Singgih mengimbau agar wisatawan dapat mengunduh dan mengakses Visiting Jogja ketika akan mengunjungi satu lokasi wisata.

Terlebih, pemerintah menerapkan 50 persen dari kapasitas kunjungan, dan angka tersebut dapat dihitung melalui Visiting Jogja.

“Misal di Breksi angka kunjungan mendekati penuh, angkanya akan berubah warna jadi merah,” jelasnya.

“Ini bisa dipakai para wisatawan yang ingin ke Breksi, agar sementara menahan dulu. Biar kembali hijau, baru bisa ke sana,” sambungnya.

“Dan selagi menunggu, bisa memanfaatkan destinasi sekitar Tebing Breksi,” imbuhnya.

Ia berharap, wisatawan yang datang dapat melakukan reservasi lebih dulu.

Karena ada kalanya wisatawan tidak bisa masuk karena kuota kunjungan yang sudah penuh.

“Kalau di Visiting Jogja itu kalau sudah penuh, tiketnya tidak bisa dijual lagi. Jadi di-lock,” katanya.

Soal jumlah kunjunga, dari pengalaman sebelumnya, dari 91 destinasi wisata yang ada di DIY pernah mencapai angka 43 ribu kunjungan.

Jumlah tersebut masih kecil dibandingkan dengan angka kunjungan saat normal atau di luar pandemi.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved