Tempat Wisata di Jogja: Menikmati Tepian Kali Oya, Naik Perahu di Kedung Asri

Satu di antaranya, wisata air Kedung Asri yang terletak di Dusun Sungapan, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Editor: ribut_raharjo
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
SUSUR KALI - Pelancong menyusuri kali menggunakan perahu di Kedung Asri, Dusun Sungapan, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul. 

TRIBUNJOGJATRAVEL.COM, BANTUL - Tempat wisawata di Jogja, destinasi wisata baru di Bantul terus bermunculan.

Satu di antaranya, wisata air Kedung Asri yang terletak di Dusun Sungapan, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Wisata yang berada di tepian Kali Oya itu, menawarkan keindahan bentang alam tepian sungai dengan menaiki perahu.

Wakil Ketua Pengelola Objek Wisata Kedung Asri, Joko Purwanto mengatakan, objek wisata air Kedung Asri baru dibangun sekitar 3 bulan lalu, tepatnya pada akhir bulan Juli, di masa pandemi.

Ide awalnya, kata dia, hanya ingin memanfaatkan kebon empring (kebun bambu) yang tidak terurus dan ditumbuhi oleh semak-semak.

Bermodalkan semangat, warga kemudian gotong-royong membersihkan tempat tersebut.

Lalu, di bagian tepi sungai dibangun jembatan sesek. Menghubungkan Dusun Sungapan, Sriharjo, dengan Dusun Mbango, Selopamioro. Setelah dibersihkan dan diberi jembatan penghubung.

"Ramai dilewati oleh para pesepeda. Terutama saat akhir pekan," kata dia, beberapa waktu lalu.

Berkelindan waktu, seiring diberlakukannya masa adaptasi kebiasaan baru, jumlah pesepeda yang datang semakin banyak.

Wisatawan lokal juga mulai berdatangan. Akhirnya, warga setempat inisiatif untuk mengembangkan tempat itu dengan membangun perahu sebagai pelengkap destinasi wisata. Modal untuk membuat perahu dari berutang.

"Waktu itu kita hutang sama beberapa warga Rp12 juta, untuk membuat perahu," beber Joko.

Setelah ada perahu, menurut dia, jumlah kunjungan semakin meningkat, terutama di akhir pekan, bisa mencapai 100-150 orang.

Wahana susur sungai pun cukup diminati. Hasil dari retribusi pengunjung, oleh pengelola sedikit demi sedikit dikumpulkan.

Hingga saat ini, kata dia, utang untuk modal membuat perahu itu sudah lunas terbayar.

Tidak mau puas sampai di situ, warga terus berbenah mengembangkan destinasi wisata.

Di kebon empring seluas satu hektare, sejumlah spot selfie secara perlahan mulai dibangun. Begitu juga wahana permainan anak-anak dan stan kuliner.

"Saat ini, sudah ada sekitar 17 stan kuliner," tutur Joko.

Koordinator Pengelola Wisata Kedung Asri, Sugiyono mengatakan, destinasi wisata di tepian Kali Oya itu saat ini masih terus dikembangkan dengan melengkapi sejumlah sarana dan prasarana.

Harapannya, dapat memberikan kenyamanan dan semakin diminati oleh pengunjung, sehingga memberi kemanfaatan bagi roda ekonomi warga.

Sebab, kata dia, hampir semua yang berjualan kuliner di lokasi wisata adalah ibu-ibu warga setempat.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved