Kisah Torres, Seniman Cilik Asal Yogyakarta, Pelukis Unik Bisa Melukis Pakai Dua Tangan Sekaligus

Ketika saya melihat objek, langsung saya respons dengan mencurahkannya ke sebuah lukisan di kanvas

Editor: ribut_raharjo
Tribun Jogja/Yosef Leon
LUKIS - Torres, saat melukis dengan dua tangan sekaligus dalam pameran Nusa Bangkit, Minggu (25/10). 

Tanpa basa-basi, Torres sapaan akrab bocah kelas enam SD itu, langsung mengambil isi tasnya yang berisikan kuas dan cat akrilik yang terdiri dari sejumlah warna.

Langsung bersila, Torres mengambil dua kuas yang sudah ia siapkan. Tanpa pikir panjang, ia langsung menorehkan kedua kuasnya ke atas kanvas.

"Kalau mau bikin sketsa di kertas dulu juga bisa, langsung menggambar di atas kanvas juga bisa tanpa harus menggambarkan sketsa dulu," imbuhnya.

Uniknya, Torres melukis menggunakan dua tangannya sekaligus. Tangan kanan dan kirinya berbarengan membentuk sebuah pola.

Hal ini boleh dibilang metode yang langka dilakukan oleh seorang pelukis. Lazimnya, pelukis hanya menggunakan satu tangannya yang dominan.

Entah itu tangan kiri atau tangan kanan. Akan tetapi, Torres justru menggunakan dua tangannya sekaligus.

"Lebih enak dua tangan sekaligus, kalau satu tangan itu malah enggak enak. Kalau sehari-hari memang menggunakan tangan kiri. Kalau main bola juga pakai kaki kiri," ujar bocah yang suka bermain sepak bola ini.

Torres rupanya sudah menggambar sejak umur tiga tahun. Sedari kecil ia sudah diajak oleh sang ayah untuk melihat pameran lukis di berbagai kesempatan.

Ternyata, upaya sang ayah membawa anaknya ke sejumlah pameran lukis benar benar membentuk naluri Torres dalam melukis.

"Dulu sama ayah sering diajak ke pameran lukis. Tiap pagi juga sering melihat ayah melukis. Kalau pulang ke rumah juga sering aku torehkan objek yang aku lihat ke dalam sketsa atau kanvas," ungkap bocah yang tangan dan kakinya dipenuhi dengan noda cat akrilik.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved