Objek Wisata Air di Klaten Masih Belum Kantongi Izin untuk Dibuka Kembali

Pemerintah Kabupaten Klaten masih belum mengizinkan objek wisata air di Klaten untuk beroperasi kembali.

Editor: Amalia Nurul F
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Spanduk yang terpasang di pintu masuk Umbul Brintik di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Selasa (29/9/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM – Pemerintah Kabupaten Klaten masih belum mengizinkan objek wisata air di Klaten untuk beroperasi kembali.

Hal tersebut karena tidak ingin objek wisata air menjadi lokasi penyebaran dan penularan covid-19 di Kabupaten bersinar ini.

Objek wisata air di Klaten telah ditutup sejak pertengahan Maret 2020 silam.

Seperti objek wisata Umbul Brintik yang berada di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.

Bahkan, di lokasi ini tampak terpasang spanduk pemberitahuan bahwa objek wisata ditutup untuk mencegah penularan covid-19.

“Objek wisata Umbul Brintik ini ditutup sejak adanya covid-19. Kalau saya tidak salah, sejak 16 Maret 2020,” ungkap Kepala Desa Malangjiwan, belum lama ini.

Menurut dia, umbul tersebut memang tidak pernah dibuka sejak ditutup pada Maret 2020 lalu.

Hal tersebut lantaran masyarakat sepakat untuk menutup objek wisata tersebut untuk sementara waktu demi mencegah penularan covid-19.

Pihaknya juga masih menunggu izin dari Pemkab Klaten agar umbul tersebut bisa dibuka kembali.

“Sebelum ada instruksi dari Pemkab, kita nggak berani buka. Kita sifatnya menunggu,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho menjelaskan, objek wisata air belum diperbolehkan dibuka karena rentan penularan covid-19.

“Objek wisata air sebetulnya belum diperbolehkan buka, karena rentan penularan covid-19. Dan tim Gugas covid masih menunggu perkembangan klaster setiap harinya,” paparnya.

Lanjutnya, pihaknya tetap memantau semua objek wisata air, kolam renang, wahana air, dan sejenisnya di daerah tersebut agar tetap ditutup terlebih dahulu.

Meski demikian, ia juga tak menampik jika sejumlah objek wisata air di daerah tersebut sempat buka beberapa hari, sebelum akhirnya ditegur dan diminta untuk tutup kembali.

“Ada enam objek wisata air yang semula buka sekarang tutup. Itu ada di daerah Polanharjo dan Tulung. Kami juga sudah melayangkan surat teguran kepada pengelola objek wisata itu,” jelasnya. (Tribun Jogja/Almurfi Syofyan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved